Lawan Hegemoni AS, Xi Jinping Gaungkan Solidaritas Asia

AKURAT.CO Presiden China, Xi Jinping menyerukan solidaritas regional dan menolak hegemoni asing dalam lawatannya ke Asia Tenggara, di tengah tekanan Amerika Serikat untuk membatasi pengaruh ekonomi Beijing.
Dikutip dari laman bloomberg, Presiden Xi mengampanyekan gagasan “keluarga Asia” sebagai bentuk solidaritas antarnegara kawasan dalam menghadapi dinamika geopolitik global.
Seruan tersebut disampaikan dalam pidato kenegaraan di Putrajaya, Malaysia, sehari sebelum kunjungannya ke Kamboja.
"China dan Malaysia akan berdiri bersama negara-negara di kawasan untuk menghadapi arus bawah konfrontasi geopolitik dan blok-blok kekuatan," kata Xi seraya menekankan pentingnya persatuan regional dalam menghadapi tekanan eksternal.
Baca Juga: Trump Naikkan Tarif Impor China Jadi 245 Persen, Resesi Global Mengintai!
Xi juga menyerukan perlawanan terhadap unilateralisme, dalam artikel yang diterbitkan media Kamboja jelang kedatangannya ke Phnom Penh. Ia menegaskan bahwa negara-negara Asia harus menolak campur tangan kekuatan eksternal.
Seruan Xi tersebut muncul di tengah meningkatnya perang dagang antara AS dan China, setelah Washington menaikkan tarif atas produk China hingga 245%. China pun membalas dengan tarif hingga 125% atas produk AS.
Kunjungan Xi ke Asia Tenggara menjadi simbol perlawanan diplomatik Beijing terhadap strategi AS, yang kini secara aktif meminta mitra dagang untuk menjauhi ekonomi China.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








