China Protes Kebijakan Proteksionisme AS, Ketegangan Diplomatik Meningkat Kembali

AKURAT.CO Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan China kembali memanas setelah Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, melontarkan protes keras terhadap sejumlah kebijakan Washington yang dianggap diskriminatif.
Hal ini disampaikan Wang dalam pertemuan pertamanya dengan Duta Besar AS yang baru, David Perdue, di Beijing.
Wang Yi menyatakan bahwa berbagai kebijakan terbaru dari pemerintahan AS telah merugikan kepentingan sah China, termasuk pembatasan ekspor chip kecerdasan buatan (AI), pembatasan perangkat lunak desain semikonduktor, serta rencana pencabutan visa untuk pelajar China.
Ia menyebut langkah-langkah tersebut sebagai bentuk proteksionisme yang tidak berdasar dan merusak hubungan kedua negara.
"AS menerapkan serangkaian langkah negatif dengan alasan yang tidak berdasar," ujar Wang dikutip dari laman reuters.
Baca Juga: Ekspor L-Tryptophan ke China Capai Rp15 M, Mendag Apresiasi PT CJI
Pertemuan tersebut menjadi sorotan karena berlangsung di tengah meningkatnya tensi dagang dan teknologi antara dua ekonomi terbesar dunia. Di sisi lain, Perdue menyampaikan sejumlah prioritas pemerintahan Trump, termasuk isu perdagangan, fentanyl, dan imigrasi ilegal.
Lewat unggahan di platform X, Perdue menegaskan pentingnya komunikasi terbuka antara kedua negara. “Komunikasi tetap vital,” tulisnya.
Sementara itu, Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, sebelumnya menuding Beijing tidak mematuhi kesepakatan dagang yang diteken di Jenewa.
Salah satu poin yang disorot adalah lambatnya ekspor mineral penting untuk industri elektronik AS.
Baca Juga: Gencatan Dagang Gagal! Manufaktur China Kian Terpuruk, Ekspor Kembali Lesu
Ketegangan yang kembali mencuat ini menandai dinamika baru dalam hubungan AS-China, yang dinilai sejumlah pengamat akan berdampak pada rantai pasok global serta ketahanan teknologi dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









