Ekspor SDA dan Manufaktur Jadi Penopang Surplus Perdagangan RI Juni 2025

AKURAT.CO Kinerja ekspor berbasis sumber daya alam (SDA) dan produk manufaktur menjadi tulang punggung surplus neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2025.
Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus perdagangan sebesar USD4,10 miliar , yang sebagian besar disumbang oleh ekspor nonmigas.
Ekspor nonmigas tercatat mencapai USD22,33 miliar dengan surplus USD5,21 miliar. Angka ini menunjukkan ketangguhan sektor ekspor Indonesia di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.
Baca Juga: BPS: Harga Pangan Picu Inflasi Juli 2025 Capai 2,37 Persen
Produk unggulan ekspor mencakup lemak dan minyak hewani/nabati, serta produk kimia yang termasuk dalam sektor manufaktur.
Merespon hal tersebut, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa tren positif ini memperlihatkan kapasitas industri dalam negeri untuk bersaing di pasar global.
“Kombinasi ekspor SDA dan manufaktur memperlihatkan struktur ekspor yang semakin beragam. Ini mendukung ketahanan eksternal ekonomi nasional,” kata Ramdan dalam pernyataan resminya, Jumat (1/8/2025).
Baca Juga: BPS: Dampak Nyata Stimulus Ekonomi Masih Perlu Kajian Mendalam
Selain peningkatan ekspor, penurunan impor migas juga berperan menekan defisit migas. Pada Juni 2025, defisit migas menurun menjadi USD1,11 miliar, lebih kecil dibandingkan bulan sebelumnya.
Ekspor ke negara-negara utama seperti China, Amerika Serikat, dan India masih mendominasi, mencerminkan pentingnya pasar internasional bagi komoditas Indonesia.
"Oleh karena itu, kami akan terus menegaskan komitmen terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas terkait, demi menjaga stabilitas eksternal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






