Modi Serukan Warga India Beli Produk Lokal di Tengah Ancaman Tarif Trump

AKURAT.CO Perdana Menteri India, Narendra Modi menyerukan kepada warganya untuk mengutamakan produk-produk buatan dalam negeri guna memperkuat perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Pernyataan tersebut disampaikan Modi dalam sebuah rapat umum di negara bagian Uttar Pradesh, beberapa waktu lalu dikutip dari laman reuters.
Diketahui, seruan tersebut muncul pasca Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump memberlakukan tarif sebesar 25% terhadap sejumlah ekspor asal India.
Baca Juga: Tarif Trump 19 Persen, Mendag Sebut Pemerintah Masih Nego Untuk Komoditas Tertentu
Kebijakan tersebut memperburuk kekhawatiran akan terjadinya perlambatan ekonomi global dan meningkatkan volatilitas pasar.
“Ekonomi global sedang mengalami banyak kekhawatiran, ada suasana ketidakstabilan,” ujar Modi, sekarang apa pun yang kita beli, harus ada satu standar saja yakni kita membeli barang-barang yang diproduksi dengan keringat rakyat India,"
Modi tidak menyebutkan secara langsung kebijakan tarif yang diberlakukan AS, namun pesannya menekankan pentingnya nasionalisme ekonomi sebagai bantalan menghadapi guncangan eksternal.
Baca Juga: Ada Tarif Trump, Freeport: Prioritas Utama Tetap Kebutuhan Industri Dalam Negeri
Langkah ini juga dilihat sebagai bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah India dalam mendorong kampanye 'Atmanirbhar Bharat' atau India Mandiri yang bertujuan meningkatkan ketahanan ekonomi melalui produksi dan konsumsi dalam negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









