AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada September 2025 mencapai 0,21% secara bulanan atau month to month (mtm).
Angka tersebut membawa inflasi tahunan (year on year/yoy) ke level 2,65% serta inflasi tahun kalender (year to date/ytd) sebesar 1,82%.
Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah, menyampaikan bahwa inflasi bulan ini utamanya dipicu oleh kenaikan harga pada komponen inti.
“Komponen inti mengalami inflasi sebesar 0,18 persen dengan andil 0,11 persen,” ujarnya dalam konferensi pers di kantor pusat BPS, Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Komoditas yang memberi andil terbesar terhadap inflasi inti antara lain emas perhiasan serta biaya pendidikan, khususnya uang kuliah.
Kenaikan harga di dua sektor tersebut menjadi pendorong utama inflasi inti pada September.
Meski demikian, faktor pangan juga tak bisa diabaikan. Habibullah menyebut harga bahan makanan seperti daging ayam ras dan cabai merah ikut memberi tekanan tambahan terhadap laju inflasi bulan ini.
BPS juga menekankan bahwa inflasi September menjadi yang tertinggi kedua sepanjang 2025. Inflasi bulanan tertinggi masih tercatat pada April 2025 sebesar 1,95%.
Sementara pada Agustus lalu, justru terjadi deflasi 0,08% (mtm), sehingga pergeseran ini menunjukkan adanya tekanan harga baru di pasar domestik.
Secara tahunan, inflasi yang tercatat 2,65% masih sejalan dengan target Bank Indonesia yang berada di rentang 2,5% ±1%.
Artinya, meski mengalami kenaikan, inflasi tetap terkendali dan tidak keluar dari koridor sasaran kebijakan moneter.
Faktor musiman, termasuk meningkatnya konsumsi rumah tangga dan potensi gangguan pasokan, dikhawatirkan dapat menambah tekanan inflasi pada bulan-bulan mendatang. Meski begitu, BPS menilai inflasi saat ini masih dalam batas wajar.
“Data menunjukkan bahwa stabilitas harga tetap terjaga, meskipun ada komoditas tertentu yang mengalami kenaikan. Dengan koordinasi kebijakan yang baik, laju inflasi ke depan bisa dikendalikan,” tukas Habibullah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








