DJP Pakai Jasa Deloitte Untuk Audit Pekerjaan Vendor CoreTax

AKURAT.CO Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menegaskan akan melakukan audit komprehensif terhadap sistem administrasi perpajakan baru, Coretax, sebelum proses serah terima dari vendor pengembang, LG CNS-Qualysoft Consortium.
Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, menyatakan bahwa audit berfokus pada tiga area utama, deliverable atau kesesuaian hasil kerja dengan kontrak, IT (terkait rigiditas, fleksibilitas, keamanan data dan kedaulatan sistem serta legal (due diligence dari sisi hukum).
Sementara audit deliverable akan dilakukan oleh Deliotte, audit IT dan legal akan dilakukan oleh salah satu Universitas ternama.
"Begitu nanti serah terima pada 2026, kami akan langsung masukkan algoritma baru. Saat ini sistem masih masa penjaminan vendor. Harapannya setelah dikelola sendiri, proses bisnis internal akan lebih baik," ujar Bimo di sela Media Gathering DJP, Selasa (25/11/2025).
Baca Juga: Pastikan CoreTax Lancar Saat Pelaporan SPT 2026, DJP Gelar Simulasi Serentak Lusa
Adapun rencana audit ini berjalan beriringan dengan kritik tajam dari Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Komisi XI DPR. Menkeu Purbaya sebelumnya mengungkapkan temuan mengejutkan setelah menurunkan tim peretas (hacker) Indonesia untuk menguji sistem senilai Rp1,2 triliun tersebut.
Ditemukan bahwa programmer yang ditugaskan LG untuk menyusun perangkat lunak Coretax hanyalah lulusan setingkat SMA, bukan tenaga ahli tingkat lanjut.
"Ini harus diklarifikasi. Kalau lulusan SMA di luar negeri, kenapa kita harus pakai vendor asing dan butuh waktu empat tahun?" cecar Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun di sela RDP di Kompleks DPR, Senin (24/11/2025).
Selain kualifikasi SDM, isu keamanan siber dan banyaknya error juga menjadi perhatian utama. Menkeu Purbaya menyebut tim lamanya tidak siap dengan keamanan sumber, sehingga tim baru harus turun tangan memperbaiki celah keamanan tersebut. Hingga kini, source code sistem belum dapat diambil alih sepenuhnya karena sisa masa kontrak dengan LG masih berjalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









