Ekonom Ungkap PR Dradjad Wibowo Sebagai Wamenko Perekonomian

AKURAT.CO Pelantikan Dradjad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dinilai perlu diikuti dengan penguatan arah kebijakan ekonomi, terutama dalam mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti mengatakan, salah satu pekerjaan penting yang perlu diperhatikan adalah kualitas belanja pemerintah.
Menurut dia, penguatan fiskal perlu didukung dengan porsi belanja modal yang lebih besar dibandingkan belanja rutin. "Kalau ingin fiskal menguat maka alokasi belanja modal harus lebih besar daripada belanja rutin," kata Esther kepada Akurat.co, Kamis (1/10/2026).
Menurut Esther, peningkatan belanja modal diperlukan agar anggaran pemerintah tidak hanya menopang aktivitas konsumsi, tetapi juga menciptakan kapasitas ekonomi baru.
Belanja yang diarahkan untuk kegiatan produktif diharapkan dapat mendorong investasi dan memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi.
Karena itu, Esther menilai pemerintah perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap program-program yang mampu meningkatkan investasi dan ekspor. "Prioritas program untuk dorong investasi dan ekspor," ujarnya.
Esther mengatakan arah tersebut penting karena pertumbuhan ekonomi yang terlalu bertumpu pada konsumsi memiliki keterbatasan untuk dipertahankan dalam jangka panjang.
Konsumsi memang dapat memberikan dorongan terhadap aktivitas ekonomi, tetapi perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas produksi. "Kurangi program konsumsi," kata Esther.
Menurut Esther, pemerintah perlu menggeser sebagian fokus kebijakan dari sekadar mendorong permintaan menuju penguatan sisi produksi.
Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dari meningkatnya konsumsi masyarakat, tetapi juga ditopang oleh investasi, ekspor, serta peningkatan kapasitas produksi nasional. "Pertumbuhan ekonomi yang didorong konsumsi tidak berlangsung lama," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










