Ade Armando Bocorkan Motif Anggota DPRD DKI Rampok Duit Rakyat Secara Legal, Kunjungan Enggak Jelas tapi Dibayar Rp4 Juta Per Hari
Atikah Umiyani | 19 Desember 2023, 15:38 WIB

AKURAT.CO Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando membocorkan motif anggota parlemen dalam merampok duit rakyat dengan cara yang legal dan sesuai hukum.
Ade mengaku mendapat info tersebut dari kader PSI yang menjadi anggota DPRD DKI Jakarta. Ade menilai, sosok tersebut adalah anggota yang religius dan benar-benar ingin memperjuangkan kepentingan rakyat.
"Kisah ini terjadi pada saat-saat awal dia duduk di DPRD. Suatu kali dia diminta untuk ikut rombongan tim dari komisinya untuk berkunjung ke kota lain. Perjalanan berlangsung selama tiga hari," kata Ade melalui tayangan video di X pribadinya, Selasa (19/12/2023).
Ade menceritakan, rekan separtainya itu kaget karena dari kunjungan kerja itu mendapat uang saku senilai Rp4 juta. Padahal, kegiatan itu sama sekali tidak memiliki tujuan yang jelas.
"Hal pertama yang mengagetkan dia adalah perhari dia mendapat uang saku Rp4 juta, padahal tujuan kunjungan itu sama sekali tidak jelas. Ketika berangkat dia hanya diberitahu mereka berangkat untuk mempelajari pajak pariwisata," ujarnya.
Terlebih, fasilitas dalam kunjungan kerja Anggota DPRD DKI itu menggunakan fasilitas kelas satu. Mulai dari transportasi sampai dengan penginapan.
"Di pesawat terbang mereka duduk di kelas bisnis dan menginap di hotel kelas premium. Sesampainya di kota tujuan, ternyata mereka tidak bisa menemui anggota komisi DPRD yang bisa memberikan penjelasan soal pajak pariwisata," tuturnya.
Ade mengatakan, kunjungan itu adalah kunjungan yang sia-sia karena tidak ada hasil yang bisa dibawa pulang. Namun, Anggota DPRD yang ikut tetap mendapat uang saku senilai Rp12 juta.
"Mereka tetap saja bergembira ria selama tiga hari, yang penting mereka tetap bisa bawa pulang Rp12 juta," kata dia.
"Setiap bulannya, Anggota DPRD bisa melakukan 3 sampai 4 kali kunjungan kerja. Kalau mereka melakukan 3 kali saja kunjungan kerja, uang yang mengalir dari kunjungan kerja nir manfaat itu mencapai Rp36 juta per bulan," sambungnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









