Polisi Uji Forensik Runtuhnya Tembok Pembatas SPBU yang Menewaskan 3 Warga

AKURAT.CO Runtuhnya tembok pembatas SPBU yang menimpa sebuah warung yang terletak di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, menyebabkan tiga orang meregang nyawa dengan seketika di lokasi. Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Pusat Laboratorium Forensik Polri langsung melakukan uji lab terhadap material tembok pembatas SPBU yang roboh itu.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi, Ade Rahmat Idnal, mengatakan untuk sampel yang diambil adalah tiang pagar, sloof tembok bawah, sloof tembok atas, potongan dinding batako, dan potongan dinding pagar bata merah.
Sejauh ini sudah ada lima orang saksi yang diperiksa pihak kepolisian, termasuk pegawai keamanan, pegawai SPBU, juga ketua RT setempat, untuk bisa mendalami unsur kelalaian dalam kejadian tersebut.
Baca Juga: Nadiem Tinjau Lokasi Insiden Tembok Roboh di MTsN 19 Pondok Labu
"Terkait dugaan kelalaian sejauh ini penyidik masih mendalami dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait," jelas Kombes Pol Ade Rahmat.
Sebelumnya, Kapolsek Tebet, Kompol Murodih menyebut bahwa tembok pembatas setinggi empat meter itu sudah mengalami kemiringan sejak beberapa hari sebelum roboh menimpa warung.
Terkait hal itu, Murodih menyebut pihaknya akan coba menelusuri adanya dugaan kelalaian dalam insiden tersebut. Bahkan, sampai dengan saat ini, sejumlah saksi terus dimintai keterangan.
Baca Juga: Polisi Optimistis Praperadilan Kedua Firli Bahuri Bakal Kandas, Penetapan Tersangka Sah
"Kalau dilihat dari posisi tembok itu cukup tinggi, pagar dengan tinggi 4 meter kondisinya mungkin juga di bawahnya kurang kuat. Jadinya itu lah menimbulkan jadinya seperti itu (roboh), dan ada kemiringan, yang tersisa aja masih ada kemiringan," kata Murodih kepada wartawan, Senin (22/1/2024).
"Kalau dia miring berarti itu suatu kelalaian yang harusnya diperbaiki, karena kondisi bangunannya ngga normal. Seperti tembok yang lain kan lurus, biasa, kalau ini kan mungkin ada kemiringan kan ngga normal, harusnya diperbaiki."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








