Jumlah Pasukan Ditambah, Total 2.992 Personel Amankan Debat Capres Terakhir

AKURAT.CO Sebanyak 2.992 personel kepolisian bakal mengamankan debat Pilpres 2024 putaran terakhir, Minggu (4/2/2024) malam.
Adapun pada ajang debat sebelumnya, Polri menyiapkan 2.292 orang personel yang berarti bertambah sekitar 700 personel.
Kepala Polres Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengatakan, selain dari Polri, terdapat pula 200 personel Pengamanan Dalam (Pamdal) KPU.
"Jajaran Polri menyiagakan 2.992 personel untuk mengamankan kegiatan. Ditambah lagi dari teman-teman pamdal itu sebanyak 200 personel untuk mengatur pada ring dua dan ring satu," jelasnya kepada wartawan, di JCC, Senayan.
Penambahan personel pengamanan tersebut didasari dengan evaluasi pelaksanaan debat yang sebelumnya sudah dua kali diadakan di JCC.
"Sehingga pola pengamanan yang sudah pernah dilaksanakan sebanyak dua kali di JCC ini, tentunya menjadi bahan evaluasi kami," ujar Susatyo.
Baca Juga: Pengamanan Debat Capres Terakhir Dibagi Tiga Ring
Ia menjelaskan, pada debat keempat beberapa waktu lalu, massa nonundangan alias suporter banyak yang masuk sampai ke lobi JCC. Sehingga debat kelima ini bukan undangan dilarang mendekat ke lobi.
"Khususnya pada saat debat yang keempat kemarin, di mana massa yang nonundangan itu datang cukup banyak dengan membawa bunyi-bunyian. Sehingga untuk pola pengamanan pada hari ini akan kami sesuaikan untuk tidak mendekat ke lobi JCC," terang Susatyo.
Nantinya, mereka yang bukan termasuk undangan dipersilakan untuk berkumpul di sekitar luar lobi.
Kendati demikian, akan ada koordinasi dengan pihak suporter agar beberapa orang bisa masuk ke area pelaksanaan debat.
"Kita siapkan di depan JCC tapi tidak di area lobi. Kami khawatir massanya banyak, sementara tempat yang tersedia sedikit. Namun, kita juga situasional, kita akan menyampaikan ke korlap masing-masing untuk koordinasi berapa yang bisa ditempatkan di dalam agar tetap berimbang dan adil," Susatyo menjelaskan.
Baca Juga: Debat Capres-Cawapres 2024 Jadi Instrumen Penting Masyarakat Tentukan Pilihan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








