Menhub Budi Usul Pemudik WFH Cegah Kemacetaan Saat Arus Balik

AKURAT.CO Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengusulkan, diberlakukannya kerja dari rumah atau work from home (WFH), untuk mencegah dampak buruk akibat kepadatan lalu lintas saat arus balik Lebaran.
"Saya kemarin sudah rapat bersama Jasamarga, memang pulangnya (arus balik lebaran) akan naik dibandingkan keberangkatan. Tapi saya bilang itu, perlu diantisipasi sebagai mencegah dampak buruknya," ucap Budi usai mengecek kesiapan arus balik lebaran di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dikutip Antara, Jumat (12/4/2024).
Menurutnya, kebijakan WFH tersebut perlu diberlakukan untuk mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas (lalin) kendaraan arus balik di momen yang bersamaan.
Baca Juga: Jasa Marga Imbau Pemudik Hindari 13-15 April 2024, Dipredikasi Jadi Puncak Arus Balik Lebaran 2024
"Kalau selama ini kita liburnya sudah banyak, kalau libur melulu Indonesia tidak produktif, tapi ini hak prerogatif pak Presiden untuk meluruskan rekomendasi WFH ini," katanya.
Dia mengaku, bahwa rekomendasi WFH ini telah didiskusikan olah pihaknya untuk disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia berharap usulan itu bisa disetujui presiden.
"Saya kemarin sudah memutuskan rekomendasi (WFH) bersama Pak Menko dan Kakorlantas," ucapnya.
Baca Juga: Cegah Kecelakaan, Polri Bakal Tambah Reflektor di Jalur Contraflow Saat Arus Balik
Dia memprediksi, puncak arus balik Lebaran 2024 bakal terjadi pada H+3 atau Minggu (14/4) dan H+4 atau Senin (15/4). Namun, dia meminta kepada masyarakat yang telah melaksanakan pulang kampung agar kembali ke Jakarta lebih awal sebelum puncak arus balik Lebaran.
"Kalau lusa atau Senin tidak janji, karena ini kemungkinan akan padat terutama di jalur darat. Saya anjurkan mudik balik itu harus besok jangan Minggu atau Senin," ungkapnya.
Budi juga memastikan telah melakukan berbagai langkah dan upaya secara maksimal untuk melayani masyarakat selama angkutan arus mudik maupun balik Lebaran di semua lintas moda transportasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






