Atome Aksi Nyata Mitigasi Perubahan Iklim dengan Penanaman Bakau di Pulau Genteng Kecil

AKURAT.CO Sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian lingkungan, PT Atome Finance Indonesia (Atome) melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menanam mangrove di Pulau Genteng Kecil.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung mitigasi perubahan iklim sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan ekosistem pesisir di tengah tantangan perubahan iklim global.
Perubahan iklim kini menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan bumi, ditandai dengan meningkatnya emisi karbon dan kerusakan ekosistem.
Mangrove, sebagai solusi alami, memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida hingga lima kali lebih besar dibandingkan hutan tropis.
Selain itu, mangrove berfungsi sebagai penyaring polutan dan habitat bagi beragam flora dan fauna pesisir.
Baca Juga: Tiga Syarat Wacana Prabowo Maafkan Para Koruptor Bisa Berjalan Efektif
Dengan menanam 100 pohon mangrove di Pulau Genteng Kecil, Atome berkontribusi pada pengurangan emisi karbon hingga 3.300 kg CO₂ per tahun, sekaligus membantu pelestarian ekosistem pesisir yang krusial.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk mitigasi perubahan iklim, tetapi juga melibatkan masyarakat lokal secara langsung melalui proses penanaman dan pelatihan kesadaran lingkungan.
Dalam pelatihan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mendalam tentang penyebab, dampak perubahan iklim, dan langkah mitigasi yang dapat dilakukan.
Menurut Atome, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat lokal sekaligus mendorong aksi kolektif untuk melindungi lingkungan.
Program ini juga mempererat hubungan Atome dengan komunitas lokal, menciptakan peluang kerja sama jangka panjang yang berkelanjutan.
Direktur Utama Atome, Meri Ui, menegaskan pentingnya kontribusi nyata untuk keberlanjutan lingkungan.
“Kami percaya bahwa pelestarian lingkungan harus didukung dengan pengetahuan yang memadai. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya berkontribusi pada pelestarian alam, tetapi juga membangun kesadaran tentang pentingnya perubahan iklim dan langkah-langkah mitigasi yang bisa diambil. Kami berharap peserta dapat mengaplikasikan ilmu ini untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Meri Ui.
Baca Juga: Soimah Lapor Polisi Buntut Wajahnya Dicatut Giveaway Bodong
Kegiatan ini selaras dengan komitmen Atome terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam penanganan perubahan iklim.
Selain dampak ekologis, program ini memberikan efek sosial yang positif dengan mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat lokal, serta membuka peluang kolaborasi untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









