Gubernur Jakarta Minta Modifikasi Cuaca untuk Atasi Banjir

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta mengungkapkan langkah yang akan diambil untuk mengatasi banjir yang melanda.
Menurut Gubernur Jakarta, Pramono Anung, modifikasi cuaca segera dilakukan untuk mengurangi dampak banjir.
"Saya juga meminta untuk modifikasi cuaca dilakukan, didorong untuk ke laut," katanya saat memantau Pintu Air Manggarai, Selasa (4/3/2025).
Pramono mengatakan, banjir yang terjadi di Jakarta disebabkan air kiriman dari daerah lain.
Baca Juga: Banjir Jabodetabek Meluas, Pengamat Dorong Evaluasi Tata Ruang dan Regulasi Pembangunan
Menurutnya, curah hujan di Jakarta sebenarnya masih tergolong rendah.
"Curah hujan di Jakarta sendiri cukup rendah. Namun, bila melebihi 150 milimeter, banjir akan terjadi," ujarnya.
Bahkan, di beberapa wilayah, curah hujan mencapai angka 180 hingga 200 milimeter.
Meski demikian, Pramono menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menyalahkan siapapun atas banjir yang terjadi.
Baca Juga: Jakarta Kembali Banjir, HNW Salurkan Bantuan dan Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah
"Ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Jakarta untuk mengatasi," katanya.
Untuk menangani bencana banjir, Pemprov Jakarta telah memutuskan mengaktifkan Kampung Siaga Bencana.
Kampung yang merupakan program kerja sama antara pemerintah, masyarakat dan swasta untuk membantu masyarakat terdampak banjir.
Pramono juga mengingatkan agar aktivitas masyarakat, terutama saat bulan puasa, tetap berjalan lancar.
Baca Juga: Banjir di Jakarta Meluas, 121 RT dan Lima Ruas Jalan Tergenang
"Apalagi ini bulan puasa. Nanti sahur dan buka puasa jangan sampai terganggu," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








