Akurat
Pemprov Sumsel

Bank DKI Berperan Membangun Ekonomi Jakarta, Kadin: Pengosongan Rekening Hanya Merugikan Masyarakat

Mukodah | 14 April 2025, 21:14 WIB
Bank DKI Berperan Membangun Ekonomi Jakarta, Kadin: Pengosongan Rekening Hanya Merugikan Masyarakat

AKURAT.CO Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berharap nasabah Bank DKI tidak terprovokasi ajakan untuk mengosongkan rekening, sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

Terlebih, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, telah menjamin keamanan data dan dana nasabah Bank DKI selama berlangsungnya proses pemulihan sistem.

Menurut Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, saat ini Bank DKI merupakan salah satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) terbesar di Indonesia.
Sehingga memiliki peran penting dalam perputaran ekonomi dan pembangunan di Provinsi Jakarta.

"Bank DKI bukan hanya sekadar tempat menyimpan uang nasabah, namun bank tersebut juga berperan dalam pembangunan dan perputaran ekonomi di Jakarta. Karena Bank DKI juga mempunyai berbagai program sosial untuk masyarakat, seperti pemberdayaan UMKM yang telah terbukti menjadi penopang ekonomi negeri ini, khususnya Jakarta," jelasnya, kepada wartawan di Jakarta, Senin (14/4/2025).

Baca Juga: Gubernur Pramono Anung Dukung Penuh Transformasi Bank DKI

Karenanya, Sarman menilai ajakan untuk mengosongkan rekening Bank DKI bukanlah suatu hal bijak.

Sebab, hal itu akan berdampak kerugian yang lebih besar terhadap perekonomian Jakarta serta berimplikasi pada ekonomi masyarakat sendiri.

"Kita sama-sama mengetahui bahwa Bank DKI itu bank satu-satunya milik Pemprov Jakarta. Di mana, melalui bank tersebut, Pemprov Jakarta menggulirkan berbagai program sosial berupa bantuan sosial, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Lansia Jakarta (KLJ), bahkan bantuan permodalan kepada UMKM juga dilakukan melalui Bank DKI. Jadi, saya kira ajakan mengosongkan rekening Bank DKI bukanlah suatu hal yang bijak dan tidak perlu ditanggapi," terangnya.

Terlebih, dikatakan Sarman, Gubernur Pramono Anung dan Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo, berkali-kali memastikan bahwa data dan dana nasabah tetap aman selama perbaikan sistem dilakukan.

Baca Juga: Nasabah Bank DKI Tidak Perlu Khawatir, Legislator: Dana 100 Persen Aman

"Saya mengpresiasi langkah tegas dan cepat Gubernur Jakarta dan direksi Bank DKI dalam mengambil sikap menyatakan menjamin bahwa data dan dana nasabah aman. Sehingga, dengan pernyataan tersebut, setidaknya ada jaminan data dan nasabah tetap aman, sehingga nasabah tidak perlu khawatir," ujarnya.

Lebih lanjut, Sarman menambahkan bahwa apa yang tengah dialami Bank DKI mungkin bisa saja terjadi bahkan pernah dialami oleh bank-bank lain.

Hal ini menjadi pengalaman yang harus diantisipasi dunia perbankan di kemudian hari. Terutama terkait sistem transaksi.

"Siapapun pasti tidak mengharapkan hal ini terjadi. Bukan hanya nasabah, namun juga Pemprov Jakarta. Namun, untuk melihat masalah ini kita harus bijak. Bagaimanapun Bank DKI harus tetap menjadi bank kebanggaan warga Jakarta," pungkasnya.

Bank DKIBaca Juga: Senada Gubernur Jakarta, Bank DKI Pastikan Data dan Dana Nasabah Tetap Aman

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK