Gubernur Pramono Anung: Tak Ada Ampun untuk Mafia Beras Oplosan di Jakarta

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta bersikap tegas soal skandal beras oplosan yang tengah menggemparkan.
Dalam pernyataannya yang disampaikan di Stasiun Boulevard Utara Summarecon Mall LRT Jakarta, Kamis (24/7/2025), Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa pemprov tidak akan memberi perlindungan hukum bagi siapapun yang terbukti mengoplos atau memalsukan mutu serta takaran beras.
Baca Juga: Pramono Panggil Pihak Food Station Klarifikasi Soal Kasus Beras Oplosan
"Kalau ada kesalahan, kesengajaan, siapapun yang melakukan itu, kami tidak akan memberikan perlindungan," kata Pramono.
Pernyataan ini muncul setelah Bareskrim Polri berhasil mengungkap keterlibatan tiga produsen dari lima merek beras premium yang diduga kuat melanggar standar mutu.
Baca Juga: Food Station Bantah Oplos Beras, DPRD Jakarta Minta Pembuktian Bukan Cuma Klarifikasi
Menanggapi temuan itu, Pramono menyatakan Pemprov Jakarta mendukung penuh langkah hukum yang tengah dilakukan oleh Bareskrim.
"Yang berurusan dengan beras, jadi apapun yang menjadi keputusan Bareskrim, Pemerintah Jakarta dalam hal ini memberikan dukungan support sepenuhnya," jelasnya.
Baca Juga: Waspada! Ini 5 Bahaya Konsumsi Beras Oplosan
Lebih lanjut, Pramono menekankan pentingnya keterbukaan di tengah masyarakat yang makin cerdas dan kritis.
"Ini bukan zaman gelap-gelapan. Semua harus terbuka dan pelanggar harus dihukum," katanya.
Baca Juga: Kasus Beras Oplosan, Prabowo Perintahkan Kejagung dan Polisi Usut Pengusaha Tanpa Pandang Bulu
Pramono memastikan Pemprov Jakarta akan mengikuti dan menghormati seluruh proses hukum serta keputusan Bareskrim dalam perkara yang menyangkut kebutuhan pokok rakyat ini.
"Tak ada ruang untuk para pengoplos (beras) bersembunyi di Jakarta," tegasnya.
Baca Juga: DPRD Jakarta Dukung Pembentukan Pansus Tangani Kasus Beras Oplosan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







