Orang Tua dari Pelaku Tawuran Juga Wajib Kena Sanksi

AKURAT.CO Fenomena tawuran pelajar yang kian marak di Kota Jakarta kembali memicu sorotan tajam dari kalangan legislatif.
Anggota DPRD Provinsi Jakarta dari Fraksi PSI, Justin Adrian, menilai penanganan tawuran tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan seremonial atau kegiatan keagamaan semata.
"Jadi, sebenarnya satu masalah tawuran ini enggak sesimpel kita bikin acara keagamaan saja untuk mengatasinya. Tapi ada banyak hal harus dilakukan," katanya di Gedung DPRD Jakarta, Senin (4/8/2025).
Justin secara khusus menyoroti keterlibatan anak-anak di bawah umur dalam aksi tawuran.
Dia bahkan mengusulkan agar Pemprov Jakarta mulai memberlakukan sanksi kepada orang tua yang lalai dalam mengawasi anaknya.
"Saya kira sudah waktunya untuk menerapkan sanksi bagi orang tua-orang tua yang anaknya terlibat dengan kegiatan-kegiatan kekerasan seperti ini. Karena di luar negeri pun anak bolos, orang tua bisa kena denda sampai dengan kurungan," jelasnya.
Baca Juga: Pramono Anung: Shalawat Bukan Obat Utama, Solusi Tawuran Manggarai Adalah Lapangan Kerja
Menurut Justin, pendekatan ini perlu dilakukan agar ada tanggung jawab bersama dalam menjaga ketertiban dan keselamatan generasi muda di Jakarta.
Apalagi, kasus kenakalan remaja semakin brutal, seperti insiden di Pondok Kelapa, di mana seorang anak di bawah umur menyiram air keras kepada temannya sendiri.
"Orang tua juga harus mengontrol anaknya. Kalau memang usia sekolah, ya pastikan ada di rumah, pastikan dia beristirahat juga dan lain sebagainya," ujarnya.
Baca Juga: Pramono Akui Banyaknya Pengangguran Jadi Penyebab Maraknya Tawuran di Manggarai
PSI berharap Pemprov Jakarta, khususnya Gubernur Pramono Anung, segera mengambil langkah konkret dan berani dalam menekan angka tawuran. Tidak hanya kepada pelakunya tapi juga pola pengawasan di rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








