Akhir Pekan di Senayan Diprediksi Padat, Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Akses Terbaik ke GBK

AKURAT.CO Kawasan Senayan dan Gelora Bung Karno (GBK) diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas pada akhir pekan, 6-7 Juni 2026.
Sejumlah acara besar yang berlangsung secara bersamaan berpotensi menarik puluhan ribu pengunjung, sehingga masyarakat yang hendak menuju area tersebut disarankan mempersiapkan perjalanan sejak awal.
Baca Juga: Bikin Gak Sabar! 10 Konser Musisi Internasional di Jakarta 2026, BTS Jadi Sorotan
Untuk mendukung kelancaran mobilitas, Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sejumlah ruas jalan sekitar GBK.
Selain itu, beberapa jalur alternatif juga disarankan bagi pengendara agar dapat menghindari titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan.
Baca Juga: GBK Bakal Padat Merayap! Catat Jadwal 8 Event Besar yang Digelar Akhir Pekan Ini
Jalur Alternatif dari Arah Selatan
Pengendara dari kawasan Blok M yang menuju Tanah Abang dapat melewati Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, putar balik di depan Gandaria City, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, hingga Jalan KH Mas Mansyur.
Jalur Alternatif dari Arah Utara
Bagi kendaraan dari Tanah Abang yang mengarah ke Blok M, rute yang dapat digunakan adalah Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Penjernihan, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Teuku Nyak Arief, lalu menuju Jalan Kyai Maja dan Jalan Panglima Polim.
Jalur Alternatif dari Arah Barat
Pengguna jalan dari Slipi menuju Blok M dapat melintas melalui Jalan Letjen S. Parman, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Pakubuwono VI, hingga Jalan Panglima Polim.
Sementara itu, kendaraan dari Slipi yang menuju Tebet dapat mengambil rute melalui Jalan Pejompongan, Jalan Penjernihan, Jalan KH Mas Mansyur, kemudian terhubung ke Jalan Gatot Subroto dan Jalan MT Haryono.
Jalur Alternatif dari Arah Timur
Bagi pengendara dari Tebet yang hendak menuju kawasan Slipi, jalur yang direkomendasikan adalah Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Trunojoyo, Jalan Kyai Maja, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, hingga Jalan Letjen S. Parman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









