Massa Unjuk Rasa Kembali Tertahan di MH Thamrin, Polisi Pasang Pagar Besi di Badan Jalan

AKURAT.CO Situasi di Jalan MH Thamrin menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, mulai memanas setelah aparat kepolisian bergerak maju mendekati massa mahasiswa yang tertahan di ruas jalan tersebut, Jumat (12/6/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan aparat tidak lagi hanya membentuk barisan pengamanan. Polisi kini memasang penghalang besi melintang di badan jalan, untuk menutup akses massa menuju Bundaran HI yang menjadi titik utama aksi.
Langkah tersebut memicu ketegangan antara aparat dan mahasiswa. Massa yang sejak siang melakukan long march dari kawasan Semanggi berupaya melanjutkan perjalanan ke Bundaran HI, namun tertahan oleh lapis pengamanan yang diperkuat dengan pagar besi portabel.
Baca Juga: Mahasiswa Desak Pemerintah Setop Program MBG, Kopdes Merah Putih hingga Militerisme
Sejumlah aparat tampak mendorong maju barikade besi ke arah massa guna mempersempit ruang gerak demonstran. Di sisi lain, mahasiswa bertahan di belakang barisan terdepan sambil meneriakkan tuntutan dan yel-yel perlawanan.
Ketegangan meningkat ketika jarak antara aparat dan massa semakin dekat. Meski belum terjadi bentrokan terbuka, suasana di lokasi terlihat semakin panas dengan kedua kubu saling berhadapan di tengah ruas Jalan MH Thamrin yang telah dipadati peserta aksi.
Baca Juga: Tiga Kali Diadang Aparat, Massa Unjuk Rasa Tetap Bergerak ke Bundaran HI
Foto dari lokasi memperlihatkan sejumlah personel kepolisian berseragam lengkap berdiri di balik pagar besi yang dipasang berlapis.
Barikade tersebut membentang menutup seluruh badan jalan sehingga tidak menyisakan ruang bagi massa untuk melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI.
Hingga berita ini ditulis, arus massa mahasiswa masih tertahan di depan penghalang besi. Aparat kepolisian terus memperkuat penjagaan di titik penyekatan, sementara mahasiswa tetap bertahan menunggu akses menuju lokasi aksi dibuka. Situasi berlangsung tegang dengan pengamanan yang diperketat di sepanjang koridor.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






