Kualitas Udara Jakarta Masuk 3 Terburuk di Dunia Pagi Ini, Jangan Lupa Pakai Masker

AKURAT.CO Kualitas udara di Jakarta pada pagi ini, Minggu (13/9/2026), menduduki posisi ketiga sebagai kota dengan udara terburuk di dunia. Kualitas udara Jakarta juga masuk kategori udara tak sehat, di bawah Kinshasa di Kongo dan Kota Kampala di Uganda.
Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir, menunjukkan Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta mencapai angka 158 atau masuk dalam kategori tidak sehat. Polusi udara Jakarta yakni PM2,5 dan nilai konsentrasi 70 mikrogram per meter kubik.
Angka itu menunjukkan tingkat kualitas udara tidak sehat bagi kelompok sensitif, karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif, atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.
Baca Juga: Menag Nasaruddin: MTQ Nasional Cerminkan Persaudaraan Lintas Agama
Sementara untuk kategori tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan, tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.
Lalu kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.
Baca Juga: Kualitas Udara Memburuk Akibat Abu Vulkanik, Bagaimana Cara Melindungi Kesehatan Paru-paru?
Kemudian kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299, kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.
Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama yaitu Kinshasa di Kongo pada angka 215, urutan kedua Kota Kampala di Uganda dengan angka 162 dan ketiga Jakarta dengan angka 158. Di posisi keempat Kuching di Malaysia padaangka 157, dan posisi kelima ditempati Kota Baghdad di Irak pada angka 153.
Dengan kualitas udara tersebut, masyarakat diimbau untuk selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, dan menyalakan alat penyaring udara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







