Kebakaran Pasar Serdang Picu Dorongan Revitalisasi, Ini Kondisinya

AKURAT.CO Dua unit kios di Pasar Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, terbakar pada Minggu (27/9/2026) malam.
Api berhasil dipadamkan sekitar 26 menit setelah petugas keamanan dan pedagang melakukan penanganan menggunakan lima alat pemadam api ringan (APAR).
Manager Komunikasi Korporasi dan Protokoler Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, mengatakan, peristiwa tersebut menjadi perhatian serius dan semakin memperkuat urgensi revitalisasi Pasar Serdang.
"Peristiwa ini semakin memperkuat urgensi rencana revitalisasi menyeluruh guna menghadirkan infrastruktur pasar yang lebih aman, modern, dan layak bagi seluruh pihak," kata Topik kepada wartawan di Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Berdasarkan laporan resmi Perumda Pasar Jaya kepada Polsek Kemayoran melalui surat Nomor 4090/1.824.554.2/2026 tertanggal 28 September 2026, kebakaran diketahui sekitar pukul 21.35 WIB saat petugas keamanan melakukan patroli rutin.
Petugas kemudian mendengar teriakan pedagang yang menginformasikan adanya kepulan api dari salah satu kios.
Petugas langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman bersama para pedagang menggunakan APAR.
"Bersama para pedagang, mereka melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.01 WIB.
Sebanyak lima tabung APAR digunakan dalam proses pemadaman tersebut," ujar Topik.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Polisi juga telah melakukan pengecekan lokasi, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Topik mengatakan Perumda Pasar Jaya mendorong percepatan revitalisasi Pasar Serdang sebagai langkah jangka panjang untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan aktivitas perdagangan.
Pasar Serdang telah beroperasi sejak 1976. Pasar tersebut awalnya merupakan pasar Inpres yang dibangun untuk merelokasi pedagang kaki lima dari kawasan Jalan Bendungan Jago.
Baca Juga: Kenapa Bendera Setengah Tiang Setiap 30 September? Ini Sejarah G30S dan Maknanya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







