Bisa Jadi Blunder Regulasi, ORASKI Kritik Usulan DPR soal Potongan Aplikasi Ojol

AKURAT.CO Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (ORASKI) menolak usulan DPR yang ingin membatasi potongan aplikasi ojek online maksimal sebesar 10%, dengan alasan intervensi tersebut berisiko mengganggu ekosistem transportasi daring.
Ketua Umum ORASKI, Fahmi Maharaja, menyebut usulan pembatasan potongan aplikasi oleh DPR bisa menjadi preseden buruk dalam tata kelola industri transportasi online yang selama ini terbukti mampu bertahan secara mandiri tanpa subsidi pemerintah.
“Ini bukan soal potongannya semata, tapi soal menjaga keberlangsungan usaha. Jangan sampai niat baik DPR berubah menjadi blunder regulasi,” tegas Fahmi dalam pernyataan resmi, Senin (19/5/2025).
Baca Juga: Besok Ada Demo Ojol Besar-besaran, Layanan Transportasi dan Antar Makanan Terancam Lumpuh
Menurutnya, potongan yang diterapkan aplikator adalah hasil dari hubungan bisnis-ke-bisnis (B2B) dengan para mitra driver.
"Pemerintah sebagai regulator dinilai tidak seharusnya mencampuri ranah tersebut secara langsunG," paparnya.
Alih-alih mengatur tarif potongan, ORASKI mendorong langkah-langkah alternatif yang dinilai lebih berdampak, seperti penghapusan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh) untuk pembelian kendaraan operasional, potongan pajak untuk suku cadang, serta program edukasi dan pelatihan bagi driver.
Baca Juga: Demo Ojol di Patung Kuda Diwarnai Petasan, Tiga Orang Diamankan
“Yang kami perlukan adalah insentif konkret, bukan sekadar aturan yang membatasi, apalagi jika itu bisa membuat aplikator hengkang dari pasar. Kalau sampai itu terjadi, jutaan mitra kehilangan mata pencaharian,” tutup Fahmi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









