Menkop Budi Akui Koperasi Desa Bisa Hasilkan Rp1 Miliar per Tahun, Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa setiap unit koperasi desa merah putih berpotensi menghasilkan keuntungan hingga Rp1 miliar per tahun.
Dengan target pembentukan 80.000 koperasi desa, potensi nilai ekonomi yang dapat dihasilkan mencapai Rp80 triliun secara nasional.
Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin (26/5/2025), Budi Arie menegaskan bahwa perhitungan potensi itu diperoleh dari optimalisasi jalur distribusi yang memotong peran perantara (middleman), tengkulak, hingga rentenir yang selama ini mengambil margin besar dari hasil pertanian dan distribusi barang subsidi.
Baca Juga: Menkop Budi: Kopdes Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Lokal yang Mandiri dan Tangguh
"Dari data yang kami dapat, termasuk dari Kementerian Pertanian, nilai yang diambil oleh middleman bisa mencapai Rp300 triliun. Lewat koperasi desa, kami ingin menyelamatkan sekitar 30 persen dari nilai itu, atau sekitar Rp90 triliun, agar kembali ke desa," ujar Budi Arie.
Ia mencontohkan selisih harga wortel yang sangat besar. Di tingkat petani, harga hanya Rp500 per kilogram, sementara di perkotaan bisa mencapai Rp5.000.
"Ini jelas tidak adil, baik bagi masyarakat desa maupun kota. Melalui koperasi, jalur distribusi bisa lebih efisien dan berkeadilan," tambahnya.
Baca Juga: Menkop Budi Sowan ke KPK, Ada Apa?
Menurut Budi Arie, keberadaan koperasi desa merupakan inisiatif langsung dari Presiden guna memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendistribusikan keuntungan ekonomi secara merata ke akar rumput.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








