Rayakan 9 Tahun Inovasi, Atlas Adjusting Indonesia Raih Apparindo Awards 2025 Berkat Transformasi Digital

AKURAT.CO, Di tengah percepatan digitalisasi industri asuransi, PT Atlas Adjusting Indonesia (Atlas) kembali menegaskan posisinya sebagai perusahaan loss adjuster yang adaptif dan berintegritas.
Bertepatan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke-9 pada 26 Oktober 2025 lalu, Atlas berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Apparindo Awards 2025 yang digelar oleh Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (Apparindo).
Ajang penghargaan tahunan ini menjadi bentuk apresiasi bagi perusahaan yang menunjukkan kinerja unggul dan kontribusi signifikan terhadap perkembangan industri asuransi nasional mulai dari perusahaan asuransi umum, reasuransi, hingga loss adjuster.
Baca Juga: LPS Tangani Tiga Bank dan Siapkan Program Penjaminan Asuransi
Tahun ini, sebanyak 30 perusahaan menerima penghargaan atas dedikasi dan inovasi mereka di sektor asuransi.
Ketua Umum Apparindo, Yulius Bhayangkara, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya simbol prestasi, tetapi juga dorongan untuk terus mengembangkan industri yang profesional dan berkelanjutan.
“Apparindo Awards diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi industri asuransi nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Primo Fortasiano, selaku Ketua Tim Juri Apparindo Awards 2025, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan dengan ketat dan objektif. “Kami menilai berdasarkan profesionalisme, kinerja, dan kontribusi terhadap penguatan industri,” katanya.
Keberhasilan Atlas di ajang ini menjadi momentum penting dalam perjalanan perusahaan yang kini genap berusia sembilan tahun.
Sejak berdiri pada 26 Oktober 2016, Atlas terus berinovasi dalam menghadirkan layanan penilaian kerugian berbasis teknologi digital yang mengutamakan kecepatan, akurasi, dan transparansi.
Melalui pengembangan sistem pelaporan dan manajemen data digital, Atlas mampu mempercepat proses investigasi dan klaim tanpa mengorbankan akurasi. Langkah ini sejalan dengan kebutuhan industri asuransi yang kini bergerak menuju ekosistem digital terintegrasi.
“Kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Momen ini bukan hanya perayaan ulang tahun ke-9 Atlas, tetapi juga pengakuan terhadap kerja keras seluruh tim kami dalam menjaga profesionalisme dan mengadopsi inovasi teknologi demi layanan yang lebih efisien,” ujar Hadi Widyanto, Direktur PT Atlas Adjusting Indonesia.
Baca Juga: Mengapa Asuransi Unit Link Sering Menimbulkan Polemik? Ini Penjelasannya
Selain memperkuat transformasi digital, Atlas tetap menempatkan integritas, etika kerja, dan objektivitas sebagai nilai inti dalam setiap proses penilaian kerugian. Prinsip inilah yang menjadikan Atlas dipercaya oleh banyak perusahaan asuransi di Indonesia. "Peran loss adjuster bukan sekadar menilai kerugian, tetapi juga membangun kepercayaan antara perusahaan asuransi dan masyarakat. Dengan dukungan teknologi dan SDM yang kompeten, kami ingin menjadi mitra yang dapat diandalkan dan berkontribusi pada masa depan industri asuransi yang lebih transparan dan profesional,” tambah Hadi.
Memasuki usia ke-9, Atlas berkomitmen untuk terus memperkuat digitalisasi operasional, pengembangan SDM, dan kolaborasi lintas industri. Langkah ini selaras dengan semangat Apparindo untuk menciptakan industri asuransi nasional yang modern, efisien, dan berorientasi masa depan.
Sebagai catatan, dalam kategori Loss Adjuster, tiga perusahaan yang berhasil meraih penghargaan Apparindo Awards 2025 adalah PT Mclarens Indonesia, PT Radita Hutama Internusa, dan PT Atlas Adjusting Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







