Dongyang Herb dan Balai KSDA Kalteng Tanam 1.000 Bibit Gaharu, Kembangkan Komunitas Lokal

AKURAT.CO Balai KSDA Kalteng bersama Mitra PT. Sahabat Alam Kalimantan (PT. SAK) dan PT. Dongyang Herbal Indonesia, didukung oleh Dongyang Herb Co., Ltd., Dongyang Herb Medifood Co., Ltd., dan KGC Ginseng Corporation menanam 1.000 bibit Gaharu (Aquilaria malaccensis) pada Sabtu, 15 November 2025.
Penanaman yang dilakukan di kebun masyarakat Desa Sungai Bakau, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat ini menjadi langkah bersama memperkuat sistem perdagangan gaharu yang legal, transparan, dan berkelanjutan sesuai ketentuan CITES, serta membangun rantai pasok bahan herbal yang dapat ditelusuri sejak tahap benih.
"Tujuannya untuk perbaikan kualitas lingkungan seperti penyerapan karbon dioksida, produksi oksigen, pencegahan erosi dan banjir, serta penyediaan habitat bagi satwa liar. Penanaman pohon juga bertujuan untuk memperbaiki kualitas hidup manusia melalui penyediaan sumber daya alam, pengurangan polusi," ujar Kepala Balai BKSDA Kalteng, Andi M. Khadafi dalam keterangannya, Rabu (19/11/2025).
Bangun Rantai Pasok Global A. malaccensis
Gaharu merupakan bahan fungsional bernilai tinggi di Korea, namun menghadapi masalah seperti ketidakjelasan asal-usul, tercampurnya spesies lain, dan lemahnya sistem traceability.
Baca Juga: SANF, Asuransi Astra dan Astra Life Tanam 600 Lebih Pohon di Kalimantan Selatan
Melalui proyek ini, Dongyang Herb dan PT Dongyang Herbal Indonesia membangun sistem penelusuran sejak tahap benih dan bibit, memastikan bahwa hanya spesies Aquilaria malaccensis yang dikelola. Inisiatif ini juga menjadi fondasi bagi pembentukan Father Tree Zone, penelitian keragaman genetika, pemantauan pertumbuhan jangka panjang, dan pembangunan ekosistem industri berbasis riset.
Kolaborasi Internasional Berbasis ESG & CITES
Acara ini dilaksanakan di bawah pengawasan BKSDA Kalimantan Tengah, dengan prosedur resmi verifikasi bibit, evaluasi lahan, standardisasi metode penanaman, dan pemenuhan penuh ketentuan CITES.
Dongyang Herb berkomitmen menjadikan Kalimantan sebagai pusat konservasi dan penelitian gaharu asli di tingkat internasional. "Penanaman 1.000 pohon ini bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan proyek kolaborasi internasional yang mengintegrasikan konservasi sumber daya, penelitian ilmiah, pengembangan industri, dan kontribusi ekonomi lokal," ujar Wawan, Direktur PT Dongyang Herbal Indonesia.
"Dalam industri pangan dan herbal global, asal-usul, kualitas, dan traceability adalah faktor kunci. Proyek Korea–Indonesia ini merupakan titik penting menuju sistem industri gaharu yang legal, transparan, dan berkelanjutan," lanjutnya.
Program Berkelanjutan Komunitas Lokal
Lokasi penanaman akan dikembangkan untuk model pendapatan petani lokal, pelatihan pengelolaan tanaman jangka panjang, dan riset bersama dengan universitas dan lembaga daerah. Proyek ini diharapkan menjadi model K-Medi Plantation.
Kegiatan penanaman pohon ini juga akan memperkuat sistem distribusi gaharu legal berbasis CITES, konservasi spesies dan rehabilitasi hutan, kolaborasi riset internasional, kemitraan industri herbal Korea–Indonesia, serta inovasi rantai pasok global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






