AKURAT.CO PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, meraih prestasi gemilang dengan predikat Diamond, Best Performance, Platinum dan Gold pada ajang Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX 2025 yang diselenggarakan di Batam pada Senin-Jumat (24-28/11/2025) kemarin.
Keberhasilan tersebut diraih oleh para inovator-inovator terbaik perusahaan, melalui tim PCP CHARLIE ST 52 dengan predikat DIAMOND & Best Performance, PCP Jejak Si Gondrong mendapat predikat PLATINUM dan PCP Senbal yang mendapat predikat GOLD.
PCP CHARLIE ST 52 yang meraih predikat Diamond dan Best Performace di ajang tersebut, mempresentasikan inovasi metode crossing pipa gas yang muncul ketika proyek Tol Trans Sumatera. Karena kondisi medan tidak memungkinkan tol dibangun di atas pipa, maka dibuatlah solusi khusus agar tol bisa lewat di bawahnya tanpa menghentikan penyaluran gas.
Tim kemudian mengembangkan sistem penyangga pipa sementara yang memungkinkan pembangunan terowongan berlangsung aman. Inovasi ini berhasil menjaga keamanan pipa sebagai obyek vital nasional sekaligus mendukung kelancaran proyek strategis nasional. PCP CHARLIE ST 52 sendiri telah diikutsertakan dalam berbagai ajang inovasi Pertamina dan nasional.
Baca Juga: Pertamina Gas Raih Gold Rank di ASRRAT 2025 Berkat Keunggulan Pelaporan Keberlanjutan
Corporate Secretary PT Pertamina Gas, Sulthani Adil Mangatur mengatakan, raihan ini merupakan buah dari ketekunan dan kerja keras seluruh tim inovasi. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para inovator yang telah membawa nama Pertagas kembali bersinar di kancah kompetisi nasional.
“Keberhasilan Pertagas meraih tiga predikat Diamond, Platinum dan Gold pada ajang inovasi terbesar di tanah air ini menjadi bukti bahwa budaya inovasi di perusahaan telah berjalan dengan sangat baik. Perusahaan terus mendorong lahirnya para inovator terbaik,” ujar Sulthani (2/12/2025).
Sulthani menambahkan partisipasi PT Pertamina Gas dalam gelaran TKMPN ke-XXIX ini bukan hanya sekedar ajang kompetisi, tetapi juga komitmen perusahaan dalam membangun budaya Innovations improvement di seluruh lini perusahaan.
Sulthani berharap inovasi yang lahir dari para insan Pertamina Gas dapat terus diterapkan di lapangan, memberikan dampak langsung pada efisiensi proses, keandalan peralatan, keselamatan kerja, serta kualitas produksi yang semakin meningkat.
“Kami berharap agar inovasi-inovasi ini tidak berhenti di ajang kompetisi saja, tetapi benar-benar menjadi solusi yang memperkuat operasional perusahaan, ” imbuhnya.
Ajang TKMPN XXIX 2025 diselenggarakan oleh Wahana Kendali Mutu (WKM) bersama Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia (AMMPI) dan didukung Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Penghargaan ini menjadi salah satu ajang inovasi paling prestisius di Indonesia. Pada penyelenggaraan tahun ini, mempertemukan perusahaan-perusahaan terbaik dalam bidang mutu dan perbaikan berkelanjutan, dengan total peserta mencapai lebih dari 2.400 orang yang berasal dari 223 perusahaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










