Allianz Syariah Salurkan Kurban ke Masyarakat Terdampak Bencana di Momen Iduladha 1447 H

AKURAT.CO PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia atau Allianz Life Syariah Indonesia menyalurkan 1.000 paket sedekah daging kurban kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Penyaluran dilakukan bekerja sama dengan Lazismu dengan fokus distribusi ke wilayah terdampak bencana dan masyarakat yang membutuhkan.
Penyerahan simbolis bantuan dilakukan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Senin (25/6/2026). Program ini menjadi bagian dari inisiatif sosial perusahaan berbasis prinsip syariah dan penguatan nilai kebermanfaatan sosial di tengah momentum Iduladha.
Baca Juga: Outlook Investasi 2026: Strategi Allianz Indonesia Saat Pasar Masih Penuh Ketidakpastian
Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia, Elmie A. Najas mengatakan, Iduladha menjadi pengingat bahwa setiap amanah harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Melalui kolaborasi bersama Lazismu, Allianz Syariah ingin menjadikan momentum ini sebagai wujud nyata semangat berbagi kebaikan penuh keyakinan, agar manfaat kurban dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia, khususnya saudara-saudara kita di wilayah terdampak bencana dan mereka yang membutuhkan,” ujar Elmie dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Dirinya menambahkan, program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi prinsip Maqasid Syariah yang tidak hanya berorientasi pada perlindungan finansial, tetapi juga dampak sosial dan spiritual berkelanjutan.
Berdasarkan data Kementerian Agama, potensi ekonomi kurban nasional terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada Iduladha 2025, nilai ekonomi kurban nasional diperkirakan mencapai lebih dari Rp28 triliun dengan distribusi jutaan hewan kurban di seluruh Indonesia.
Tren tersebut menunjukkan aktivitas kurban kini tidak hanya menjadi ibadah tahunan, tetapi juga bagian dari penguatan ketahanan sosial dan distribusi pangan masyarakat.
Allianz Syariah memilih menggandeng Lazismu karena dinilai memiliki jaringan distribusi luas hingga daerah-daerah prioritas. Kerja sama ini sekaligus memperkuat pola kolaborasi antara sektor jasa keuangan syariah dan lembaga filantropi dalam memperluas jangkauan bantuan sosial.
Direktur Utama Lazismu Pusat, Ibnu Tsani mengatakan, pihaknya akan memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran.
“Kepercayaan ini menjadi ikhtiar bersama untuk memperluas manfaat kurban agar dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama wilayah terdampak bencana,” kata Ibnu.
Dirinya menyebut penyaluran juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui pengelolaan distribusi yang ramah lingkungan dan merata.
Kolaborasi Allianz Syariah dan Lazismu dinilai menjadi salah satu bentuk integrasi antara layanan keuangan syariah dengan program pemberdayaan sosial yang lebih terukur.
Selain memperkuat nilai kepedulian sosial, distribusi kurban juga membantu memperluas akses pangan protein hewani bagi masyarakat rentan di daerah terdampak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






