MediaMIND 2026 Ajak Jurnalis dan Publik Angkat Kisah Kedaulatan Indonesia

AKURAT.CO Di tengah upaya Indonesia memperkuat hilirisasi mineral, membangun rantai pasok industri nasional, serta mempercepat transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan, karya-karya jurnalistik yang mendalam dan berbasis data semakin penting.
Publik membutuhkan cerita yang mampu menjelaskan bagaimana kekayaan mineral Indonesia dikelola, memberikan nilai tambah, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan kedaulatan Indonesia.
Untuk mendorong lahirnya karya-karya tersebut, Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID kembali menghadirkan MediaMIND 2026, ajang kompetisi karya jurnalistik yang memasuki penyelenggaraan tahun kelima.
Baca Juga: Distribusikan Rp180 Triliun, MIND ID Dorong Kemakmuran Ekonomi Daerah
MediaMIND menjadi ruang kolaborasi bagi jurnalis, akademisi, pengamat, dan masyarakat untuk menghadirkan perspektif, analisis, serta cerita inspiratif mengenai pengelolaan mineral Indonesia.
Mengusung tema “Dari Bumi untuk Kedaulatan Negeri”, MediaMIND 2026 mengajak peserta menggali berbagai cerita tentang bagaimana kekayaan mineral Indonesia dikelola secara bertanggung jawab untuk memperkuat industri nasional, mendukung transisi energi, menciptakan nilai tambah melalui hilirisasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, mengatakan bahwa memasuki tahun kelima penyelenggaraan, MediaMIND tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi karya jurnalistik.
Melainkan juga ruang kolaborasi untuk memperkaya pemahaman dan menggugah publik terhadap peran strategis sektor pertambangan dalam penguatan kedaulatan Negeri.
“MediaMIND bukan sekadar kompetisi jurnalistik. Kami ingin menjadikannya sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan gagasan, data, dan karya-karya terbaik untuk memperkaya pemahaman publik mengenai bagaimana pengelolaan sumber daya mineral dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi bangsa,” kata Pria.
Menurutnya, industri pertambangan saat ini tidak lagi hanya berbicara mengenai proses ekstraksi sumber daya alam.
Perkembangan hilirisasi, penguatan praktik ESG, pemanfaatan teknologi, hingga kontribusi terhadap masyarakat menghadirkan banyak cerita yang layak dikaji dan diangkat secara lebih mendalam.
Pria menyampaikan MIND ID mengundang para jurnalis, akademisi, pengamat, dan masyarakat untuk menghadirkan karya yang berbasis data, memiliki kedalaman analisis.
Serta mampu menunjukkan bagaimana pengelolaan mineral Indonesia berkontribusi terhadap ketahanan industri, transisi energi, pembangunan daerah, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Melalui karya-karya tersebut, kami berharap tumbuh optimisme bahwa sumber daya alam Indonesia dapat menjadi fondasi menuju Indonesia yang semakin berdaulat, adil dan Makmur,” ujarnya.
MediaMIND 2026 menghadirkan enam subtema yang relevan dengan perkembangan industri pertambangan nasional, yaitu Ekonomi dan Investasi, ESG & Green Mining, Hilirisasi, Industrialisasi, dan Ketahanan Mineral Indonesia, Kontribusi Sosial Masyarakat, serta Transformasi dan Inovasi.
Melalui tema dan subtema tersebut, peserta diharapkan mampu menghadirkan karya yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberikan perspektif baru mengenai peran mineral Indonesia dalam mendukung pembangunan ekonomi, penguatan industri nasional, dan masa depan bangsa.
MediaMIND 2026 telah resmi dimulai melalui kick off pada 1 Agustus 2026. Karya yang dapat diikutsertakan merupakan karya yang telah dipublikasikan pada periode 15 September 2025 hingga 17 September 2026.
Batas akhir pengumpulan karya untuk kategori jurnalis adalah 17 September 2026, sedangkan kategori umum, akademisi, dan pengamat dibuka hingga 25 Oktober 2026.
Informasi lengkap mengenai kategori lomba, ketentuan, dan pendaftaran dapat diakses melalui https://bit.ly/mediaMIND2026-daftar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









