Gegap Gempita Selebrasi, Pengamat Ingatkan Esensi KTT G20

AKURAT.CO, Pakar Kebijakan Publik dan Ekonom Narasi Institute Achmad Nur Hidayat menilai KTT G20 seakan kehilangan fokus. Pasalnya nuansa entertainment dan gegap gempita selebrasi yang ditampilkan sedikit mengaburkan tujuan utama dari KTT G20.
Terlebih, kata Nur Hidayat ancaman resesi global harus segera diantisipasi secepat mungkin dengan menghasilkan resolusi berkualitas untuk pemulihan ekonomi dunia. Belum lagi masalah konflik Rusia-Ukraina yang belum mereda.
"Posting-posting yang mengglorifikasi event ini pun bertebaran di media sosial membuat KTT G20 kali ini jadi terkesan perhelatan selebrasi bernuansa entertainment. Hal ini memunculkan pertanyaan apakah KTT G20 ini serius atau tidak?" katanya, Kamis (17/11/2022).
Menurut dia, seharusnya Indonesia melalui agenda besar G20 di Bali mengambil peran dalam menurunkan tensi ketegangan. Kendati Presiden Jokowi sudah mengingatkan berulang-ulang untuk menghentikan perang. Namun jika tidak ada komitmen kesepakatan akan sulit bagi negara-negara G20 menekan kedua belah pihak untuk melakukan gencatan senjata.
"Dalam hal ini, Indonesia diharapkan mampu berperan secara signifikan dalam upaya menurunkan tensi ketegangan konflik," sambung dia.
Kendati belum maksimal setidaknya Presiden Jokowi menurut dia telah menyampaikan pesan untuk menghentikan perang. Dan bersama-sama memperbaiki perekonomian dalam rangka mengantisipasi ancaman resesi global.
Ketidakhadiran Putin pada KTT G20 di Bali, menurut Nur Hidayat dapat dimaklumi. Sebab mempunyai urusan dalam negeri yang harus diselesaikan apalagi mereka masih dalam situasi konflik. Disisi lain publik pun menilai bahwa ada tekanan-tekanan lain yang membuat Rusia tidak hadir pada KTT G20 kali ini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




