Mahfud Ragukan Kasus Surat Suara di Taipei Tercoblos, Ganjar Minta DPR Panggil KPU

AKURAT.CO Menko Polhukam sekaligus cawapres nomor urut 3, Mahfud MD meragukan terjadinya kasus surat suara di Taipei, Taiwan, sudah tercoblos. Sementara capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo meminta Komisi II DPR memanggil KPU untuk mengklarifikasi kasus tersebut.
Mahfud mengaku tidak percaya adanya kasus tersebut. Alasannya belum ada pengumuman pendistribusian surat suara. Kalaupun benar, bisa jadi KPU tidak mengikuti proses yang berlaku.
"Saya ragu kalau itu ada. Kalau itu benar, berarti KPU melewati suatu proses untuk mengumumkan dahulu surat suara. Itu kan harus diparaf dahulu. Bisa saja mereka belum paraf apa-apa surat suaranya," kata Mahfud, di Sukabumi, Jabar, Rabu (27/12/2023).
Baca Juga: Surat Suara di Taipei Tercoblos, KPU Jangan Buang Badan
Mahfud malah mengkhawatirkan kasus tercoblosnya surat suara di Taipei seperti hoaks distribusi 8 kontainer surat suara, seperti yang terjadi pada 2019. Padahal pendistribusian surat suara harus diumumkan terlebih dulu, tak bisa tiba-tiba dilakukan tanpa melalui proses.
"Jangan-jangan sama seperti pemilu dahulu. Katanya ada 8 kontainer surat suara sudah terkirim, padahal belum dijelaskan surat suara itu seperti apa. Itu kan harus diumumkan dahulu melalui televisi, melalui partai politik yang diundang," kata dia.
Ketua KPU, Hasyim Asy'ari telah mengonfirmasi terjadinya pendistribusian surat suara Pemilu 2024 kepada pemilih di Taipei. Hasyim menegaskan hal itu tak sesuai dengan ketentuan.
Baca Juga: KPU Hanya Bentuk 128 PPLN, Korut Dan Afghanistan Absen
"Karena pengirimannya tidak sesuai dengan jadwal," ungkap Hasyim.
Sementara capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo meminta Komisi II DPR proaktif menyikapi kasus tersebut dengan memanggil KPU. Terlebih KPU sudah mengonfirmasi adanya pelanggaran.
"Ketua KPU sudah mengatakan bahwa dia teledor," kata Ganjar, di Yogyakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








