Prediksi BMKG: Sebagian Besar Daerah Berpotensi Cuaca Ekstrem

AKURAT.CO Sebagian besar daerah di Indonesia diprakirakan berpotensi mengalami cuaca ekstrem, berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kamis (11/4/2024) melaporkan, sebanyak 21 daerah berstatus waspada yakni Aceh, Sumatra Utara, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta dan Bali.
Kemudian Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Baca Juga: 7 Buah ini Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh Saat Cuaca Ekstrem
Peringatan dini dampak hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi menyasar wilayah Bandung, Denpasar, Jakarta Pusat, Jambi, Semarang dan Ambon.
Potensi hujan disertai petir diprakirakan terjadi di Ambon, Mataram, Pangkalpinang dan Medan pada pagi hingga siang hari.
Selain itu, Semarang, Surabaya, Serang, DI Yogyakarta, Pontianak, Jambi, Gorontalo, diprakirakan hujan ringan hingga berawan pada pagi dan malam hari.
Untuk Wilayah DKI Jakarta, sebagian besar hujan berawan hingga hujan sedang pada pagi sampai siang hari dan hujan ringan-berawan dengan kelembaban 75-100 persen pada malam hari dengan suhu 24-32 derajat Celsius.
Sebelumnya, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengungkapkan potensi cuaca ekstrem dapat berdampak kebencanaan meningkat di sebagian besar daerah hingga sepekan ke depan akibat intervensi bibit siklon tropis.
Baca Juga: Bagaimana Cara agar Terhindar dari Penyakit Akibat Cuaca Ekstrem? Simak 7 Tips Ini!
Tiga bibit siklon tropis yaitu Bibit Siklon Tropis 91S, 94S dan 93P terpantau berada di sekitar Samudra Hindia selatan Jawa, Laut Timor dan Laut Australia menunjukkan pengaruh terhadap wilayah Indonesia bagian selatan.
Berdasarkan analisis, Bibit Siklon Tropis 91S memiliki kecepatan angin maksimum 30-35 knots (56-65 kilometer per jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 994 hPa.
Pergerakan ke arah Tenggara dan peluang untuk menjadi siklon tropis pada kategori sedang-tinggi.
Bibit Siklon Tropis 94S memiliki kecepatan angin 15-20 knots (28-37 kilometer per jam) dengan tekanan udara di pusat sistem sebesar 999.9 hPa.
Pergerakan ke arah Timur-Tenggara dan peluang untuk menjadi siklon tropis.
Sedangkan Bibit Siklon Tropis 93P memiliki kecepatan maksimum 20-25 knots (37-46 kilometer per jam) dengan tekanan udara di pusat sistem sebesar 1.003 hPa.
Pergerakan ke arah Tenggara dan berpeluang untuk menjadi siklon tropis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








