Buntut Sindiran Praktik Ibadah Umat Islam, Pendeta Gilbert Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Dwana Muhfaqdilla | 17 April 2024, 17:11 WIB

AKURAT.CO Pendeta Gilbert Lumoindong telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait dugaan penistaan agama perihal sindirannya soal praktik ibadah umat Islam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi pun mengonfirmasi pelaporan ini. Meski begitu, dirinya belum membeberkan sosok pelapor.
“Benar, laporan diterima tanggal 16 April 2024 tentang dugaan penistaan agama,” kata Ade Ary kepada wartawan, Rabu (17/4/2024).
Lebih lanjut, Ade Ary menyampaikan, kasus ini sedang ditangani oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk mendapatkan titik terang dalam kasus ini.
Sementara itu, Pendeta Gilbert sempat menyambangi rumah mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), untuk menjadi jembatan permintaan maafnya kepada umat muslim.
"Sebelum saya lanjutkan kalimat saya ini, mendingan saya dengan segala kerendahan hati meminta maaf karena kegaduhan yang ada," katanya di Kediaman Pribadi JK, Jakarta, Senin (15/4/2024).
Diketahui, video ceramah Pendeta Gilbert Lumoindong dalam sebuah acara di gereja menimbulkan tanggapan di kalangan warganet. Adapun video berdurasi 59 detik itu beredar luas di dunia maya.
Salah satu akun X, @Munir_Ti*** membagikan video ini pada Minggu (14/4/2024) pagi dan sudah ada 285 ribu lebih yang menonton hanya dalam hitungan beberapa jam.
"Kita orang Islam diajarin bersih sebelum sembahyang, cuci semuanya, saya bilang lo 2,5 (kewajiban zakat di Islam), gue 10 persen bukan berarti gue jorok, disucikan oleh darah Yesus," ungkap Gilbert dalam video tersebut.
Selain itu, Pendeta Gilbert juga sempat memperagakan gerakan mirip salat. "Yang paling berat terakhirnya mesti lipat kaki, enggak semua orang bisa," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








