Jalur Zonasi Tidak Tersedia di PPDB SMK DKI Jakarta 2024, Ini Alasannya

AKURAT.CO Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta telah dimulai.
Terdapat empat jalur yang tersedia antara lain Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Zonasi, dan Jalur Kepindahan Orang Tua serta anak Guru Tenaga Kependidikan (GTK).
Namun, tidak semua jalur ini tersedia di setiap jenjang pendidikan. Misalnya, jenjang SMK tidak membuka PPDB melalui Jalur Zonasi.
Sementara itu, tidak tersedianya jalur zonasi untuk SMK memiliki alasan tertentu.
Baca Juga: Buku Agenda DPP PDIP Milik Hasto Juga Dirampas KPK, Ronny Talapessy: Itu Marwah Partai!
Hal ini karena pengembangan SMK dilakukan dengan mempertimbangkan potensi daerah di mana sekolah tersebut berada.
"Ya jadi memang SMK tidak ada jalur zonasinya. Zonasi ada untuk jenjang SD, SMP dan SMA," jelas Kepala Bidang SD Disdik DKI Jakarta, Salikun dalam siaran YouTube JakdisdikTV.
Oleh karena itu, untuk SMK hanya tersedia tiga jalur yakni jalur afirmasi, jalur prestasi, serta jalur kepindahan orang tua (PTO) dan anak Guru Tenaga Kependidikan (GTK).
"Artinya, calon siswa SMK tidak perlu mempertimbangkan zona sekolah dan tempat tinggal, mereka bisa langsung mendaftar melalui jalur yang tersedia," ujar Salikun.
Baca Juga: Raffi Ahmad Mundur dari Proyek Beach Club Gunungkidul, Begini Tanggapan Pemda DIY
Sementara itu, pendaftaran PPDB SMK DKI Jakarta telah dibuka dari 10 Juni hingga 12 Juni 2024, sedangkan jalur perpindahan tugas orang tua akan ditutup pada 25 Juni 2024.
Proses pendaftaran PPDB SMA/SMK DKI Jakarta 2024 dilakukan melalui situs resmi PPDB DKI Jakarta.
Seluruh tahapan, mulai dari pra-pendaftaran, pemilihan sekolah, hingga pengumuman hasil seleksi, terpusat di situs PPDB SMK DKI Jakarta.
Oleh karena itu, calon siswa disarankan untuk secara rutin memantau dan memperhatikan informasi yang tersedia di situs tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









