MUI Kecam Serangan Israel di Masjid Al Aqsha: Bukti Islamofobia

AKURAT.CO Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam keras serangan Israel di Masjid Al Aqsha pada pelaksanaan salat Idul Adha, Senin (17/6/2024).
Serangan ini dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel (IDF) pada Ahad (16/6/2024) pagi.
Serangan dilancarkan di kepada para jamaah saat menunaikan shalat Idul Adha di Masjid Al Aqsha.
Ketua MUI Bidang dan Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto, kekerasan yang dilakukan melalui IDF itu jelas mengandung motif kebencian terhadap Islam dan umat Islam (Islamofobia).
Baca Juga: Nikita Willy Umumkan Hamil Anak Kedua
“Maka tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa serangan Israel itu juga mengandung motif kebencian terhadap Islam dan umat Islam (Islamofobia),” kata Sudarnoto, dikutip dari website MUI, Selasa (18/6/2024).
Sudarnoto pun menyatakan, teroris rezim zionis Israel memang sudah sangat keterlaluan. Secara nyata, kata dia, tidak pernah tunduk pada hukum internasional, langkah ICC, dan juga kesepakatan serta resolusi PBB.
“Proposal terakhir untuk gencatan senjata permanen juga tidak didengar dan diindahkan oleh Israel sehingga tidak ada jaminan sama sekali atas keselamatan warga palestina baik di Gaza,” ungkapnya.
Baca Juga: Ride and Shine: Kolaborasi Antara The Palace dengan Yamaha Grand Filano Hadir di PRJ 2024
Merespons serangan di hari raya keislaman itu, dia pun mengatakan tindakan zionis Israel harus segera dihentikan dengan langkah militer untuk melengkapi langkah-langkah politik, diplomasi, boikot, dan tekanan publik.
Dia merekomendasikan, agar negara yang tergabung dalam OKI diharapkan segera bisa melakukan kordinasi membuat Aliansi melawan Israel.
“Hal ini tidak dapat dibiarkan. Gangguan, seranga, dan genosida terus dilakukan dengan jumlah korban yang terus bertambah,” kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








