Buntut Kasus Hasyim Asy'ari, Jajaran KPU Bali Diminta Tidak 'Aneh-aneh'

AKURAT.CO Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, meminta komisioner maupun jajaran penyelenggara pemilu di Pulau Bali tidak melakukan hal aneh-aneh atau melanggar aturan.
Titah ini buntut dari putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk memberhentikan Hasyim Asy'ari dari jabatannya sebagai Ketua KPU, karena melakukan pelanggaran etik atas dugaan pelecehan seksual terhadap anggota PPLN berinisial CAT.
"Tadi sudah saya arahkan semua jajaran bekerja dengan baik, patuhi apa yang ada, totalitas ikuti aturan, tidak boleh bertindak aneh-aneh," kata Lidartawan di Denpasar, dikutip Antara, Sabtu (6/7/2024).
Baca Juga: Pelaksana Tugas Ketua KPU Berlaku 3 Bulan, Ada Kemungkinan Diperpanjang?
Menurutnya, hal tersebut adalah masalah personal, namun sejauh ini di tubuh KPU Bali dan jajaran tidak ada permasalahan yang meragukan kredibilitas mereka.
"Saya tidak boleh memastikan (tidak terjadi hal serupa) itu personal, tapi kami semua sudah buktikan di Bali sama sekali tidak ada laporan aduan, artinya kredibilitas penyelenggara bisa diacungi jempol," ujarnya.
Dia ingin jajarannya bekerja menyelenggarakan pemilihan umum dengan baik, sebab itu yang dinilai masyarakat dari lembaga KPU. Meskipun harus diakui, kepercayaan masyarakat terhadap KPU goyah dengan adanya kasus pelecehan tersebut.
Sampai saat ini Lidartawan memastikan tahapan Pilkada Serentak 2024 di Bali tetap dikerjakan jajarannya sesuai aturan tanpa terpengaruh dengan pemecatan Ketua KPU Hasyim Asy'ari.
"Tidak ada masalah, PKPU itu Hasyim Asy'ari sebagai Ketua KPU RI, bukan pribadinya siapapun yang jadi ketua harus tandatangan," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







