Pemerintah Bakal Dorong Kesadaran Masyarakat terhadap Perubahan Iklim Lewat Khutbah Jumat

AKURAT.CO Menteri Agama, Nasaruddin Umar, berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu perubahan iklim. Salah satu langkahnya, melalui khutbah Jumat khusus untuk mengedukasi umat Islam agar lebih peduli terhadap lingkungan.
"Kami minta koleksi ayat-ayat dan hadistnya yang berkenaan dengan perintah menjaga lingkungan. Nanti kita bikin khutbah Jumat untuk satu tahun," ujar Nasaruddin Umar dalam keterangan tertulis, ditulis Jumat (20/12/2024).
Langkah ini juga menjadi upaya membantah tudingan sejumlah LSM di Amerika Serikat, yang menyebut agama-agama Samawi sebagai salah satu penyebab kerusakan lingkungan.
Menurutnya, terdapat tiga buku yang menyimpulkan bahwa Islam, Kristen, dan Yahudi memandang manusia sebagai makhluk superior, sehingga cenderung mengeksploitasi alam tanpa batas.
Baca Juga: Indonesia Luncurkan RBC-4 dan Sosialisasikan Hasil COP29 untuk Hadapi Perubahan Iklim
"Manusia menganggap seperti punya SIM untuk mengeksploitasi alam semesta ini tanpa mempedulikan batas hukumnya. Hal ini muncul dari interpretasi ayat-ayat di kitab suci agama-agama Samawi," ungkapnya.
Dia menjelaskan, ayat-ayat serupa juga ditemukan dalam kitab suci agama Yahudi dan Kristen. Seperti di kitab Perjanjian Lama yang disebut kitab genetik, ada tiga pasal yang berkaitan.
"Kemudian dalam kitab Mazmur juga ada. Bahkan, kami membedah Talmud, kitab tafsir Taurat, di pusat religius di New York, serta mempelajari kitab-kitab Katolik di Katedral terbesar di Amerika," tambahnya.
Melalui inisiatif ini, Nasaruddin berharap umat Islam di Indonesia dapat menjadi pelopor dalam menjaga keseimbangan alam dan menjadi contoh bagi masyarakat dunia.
"Kami ingin menunjukkan bahwa ajaran agama justru mendukung pelestarian lingkungan, bukan sebaliknya," tegasnya.
Rencana khutbah Jumat selama satu tahun ke depan akan segera disusun dengan berlandaskan ayat-ayat Al-Qur'an dan hadist yang relevan. Pemerintah berharap langkah ini mampu menanamkan kesadaran mendalam di kalangan umat Islam tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








