Ingin Masuk Sekolah Vokasi IPB? Cek Kuota SNBP 2025 Sekarang

AKURAT.CO IPB University merupakan salah satu perguruan tinggi negeri terbaik yang ada di Indonesia.
Mengusung tagline Inspiring Innovation with Integrity in Agriculture, Ocean, Biosciences for a Sustainable World, IPB University berkomitmen memberikan ide, inovasi yang handal yang bisa digunakan dan diterapkan.
Serta membangun karakter kepada mahasiswa dan sivitas akademik untuk menjadi pribadi yang jujur dan memiliki karakter yang kuat.
Pada 2022, IPB berhasil masuk dalam jajaran Kampus Top 450 Dunia versi Quacquarelli Symonds (QS) World University Rankings (WUR).
Baca Juga: Cara Cek Pengumuman Kuota Sekolah SNBP 2025 di Laman snpmb.bppp.kemdikbud.go.id
Berdasarkan data QS WUR, IPB berada di peringkat ke-449 sebagai salah satu kampus terbaik di dunia.
Selain itu, QS juga menerbitkan pemeringkatan berdasarkan bidang ilmu (QS WUR by Subject), di mana IPB berhasil meraih posisi ke-41 dunia dalam bidang pertanian dan kehutanan.
Prestasi ini semakin memperkuat reputasi IPB sebagai perguruan tinggi berkualitas di kancah internasional.
IPB University menyediakan tiga jalur masuk bagi siswa siswi yang ingin melanjutkan studinya.
Baca Juga: Cara Daftar KIP Kuliah 2025 Jalur SNBP di Laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id
Mulai dari Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan jalur mandiri.
Tentunya setiap jalur memiliki kuota daya tampung yang telah ditentukan guna memastikan keseimbangan di setiap program studinya.
Informasi terkait kuota SNBP Sekolah Vokasi IPB 2025 menjadi hal penting yang wajib diketahui oleh calon peserta.
Dengan mengetahui jumlah daya tampung, para pendaftar bisa menyusun strategi dan mempertimbangkan pilihan program studi mereka secara lebih terarah.
Baca Juga: SNPMB 2025 Resmi Dibuka! Ini Kuota SNBP, SNBT, dan Jalur Mandiri
Berikut sebaran total daya tampung SNBP Sekolah Vokasi IPB berdasarkan data resmi Admisi IPB.
1. Komunikasi Digital dan Media: 112
2. Ekowisata: 40
3. Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak: 56
4. Teknologi Rekayasa Komputer: 56
5. Supervisor Jaminan Mutu Pangan: 56
6. Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi: 56
7. Teknologi dan Manajemen Pembenihan Ikan: 32
8. Teknologi dan Manajemen Ternak: 32
9. Manajemen Agribisnis: 112
10. Manajemen Industri: 56
11. Analisis Kimia: 56
12. Teknik dan Manajemen Lingkungan: 56
13. Akuntansi: 112
14. Paramedik Veteriner: 28
15. Teknologi dan Produksi Manajemen Perkebunan: 48
16. Teknologi Produksi dan Pengembangan Masyarakat Pertanian (PPP): 32. (Noor Latifah Adzhari)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







