Warisan Jokowi Sarat Masalah, Pakar: Tantangan bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyampaikan kritik terhadap kondisi pemerintahan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) lengser.
Menurutnya, meskipun tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi terbilang tinggi, sejumlah persoalan fundamental justru diwariskan kepada pemerintahan selanjutnya.
"Yang diwariskan Jokowi adalah korupsi yang makin merajalela dan dianggap biasa, penegakan hukum yang tidak adil, institusi kepolisian yang politis dan semakin tidak profesional, hingga ketimpangan ekonomi yang meningkat," kata Ray dalam keterangannya, Sabtu (25/1/2025).
Dia juga menyoroti, fenomena birokrasi yang berpolitik, nepotisme politik yang makin terlihat, serta angka pengangguran yang terus bertambah. Menurutnya, satu per satu kemerosotan pengelolaan bangsa mulai terungkap ke masyarakat.
Baca Juga: Pakar Apresiasi Hubungan Baik Prabowo-Jokowi: Jarang Terjadi di Antara Mantan Presiden
"Contohnya pagar bambu di laut Tangerang yang mengundang tanda tanya, penggunaan senjata oleh aparat untuk tindakan keliru, pemilu yang disebut-sebut terburuk dalam sejarah reformasi, hingga wajah KPK yang sibuk mengurusi perkara sepele," jelasnya.
Ray menegaskan, semua warisan tersebut menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi pemerintahan Prabowo-Gibran. "Warisan ini, suka tidak suka, harus dibereskan oleh pemerintahan Prabowo Subianto," tegasnya.
Diketahui, usai tidak lagi menjabat sebagai Presiden RI ke-7, Jokowi meninggalkan sejumlah masalah bagi Prabowo-Gibran, terutama dalam bidang ekonomi dan demokrasi.
Utang pemerintah yang mencapai lebih dari Rp8.000 triliun menciptakan kekhawatiran publik akan kemampuan Prabowo untuk mengelolanya. Selain itu, proyek Ibu Kota Negara (IKN) dan pembangunan infrastruktur lainnya menimbulkan konflik agraria dan kemunduran demokrasi.
Kini, Presiden Prabowo juga dihadapkan pada tantangan untuk memperbaiki tata kelola industri dan menyelesaikan isu kebocoran penerimaan negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





