Kopdes Merah Putih Bisa Bantu Masyarakat Desa Keluar dari Jeratan Pinjol

AKURAT.CO Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang akan dibentuk pemerintah, bisa menjadi solusi tepat untuk mengatasi kasus pinjaman online (pinjol) dan rentenir yang menjamur di pedesaan.
Menurutnya, Kopdes Merah Putih, dirancang pemerintah sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mengatasi persoalan ekonomi di pedesaan.
Sebab, harus diakui bahwa salah satu permasalahan yang sulit diatasi di pedesaan ialah permasalahan akses permodalan untuk pertanian, perkebunan dan lainnya.
Baca Juga: Pembentukan Kopdes Merah Putih Tak Akan Ganggu Program di Desa
"Akhirnya, yang menggurita di pedesaan saat ini adalah persoalan pinjaman online (pinjol) dan rentenir. Masyarakat desa terpaksa mengakses modal ke pinjol dan para rentenir yang bunganya mencekik dan tidak masuk akal. Akhirnya mereka terjebak dalam lingkaran utang yang tidak ada ujung pangkalnya," kata Pengamat Politik Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, Minggu (9/3/2025).
Iwan mengatakan, dengan rencana anggaran Rp3-5 miliar per desa, jumlah tersebut akan menggerakan perekonomian desa ke arah yang lebih baik. Sehingga, masyarakat desa tidak lagi bergantung pada rentenir dan pinjaman ilegal yang bunganya sangat besar.
Namun, perbaikan tersebut dapat terwujud ketika pengelolaan koperasi dapat sesuai aturan dan jauh dari penyelewengan. Karenanya, pemerintah harus hadir untuk melakukan pendampingan.
"Instrumen pengawasannya juga harus dirancang sedemikian rupa supaya terhindar dari korupsi dan penyelewengan. Bila perlu, polisi dan kejaksaan harus ikut serta melakukan pengawasan tersebut," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







