Kemendes Bakal Gandeng World Bank, Kucurkan Rp13 Triliun untuk MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

AKURAT.CO Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal akan menggandeng World Bank untuk menjadikan 15 ribu dari 23 ribu desa maju menjadi desa mandiri.
Mendes PDT, Yandri Susanto, mengatakan, anggaran yang diusulkan sekitar USD800 juta atau sekitar Rp13 triliun selama lima tahun untuk sebanyak 15 ribu desa. Presentasi per desa adalah Rp550 juta.
Dana tersebut akan dipergunakan untuk menjalankan program pendampingan dan ekonomi hijau.
Baca Juga: SPPG Sentul Pasok Bahan Pangan MBG dari UMKM dan Koperasi Desa Sekitar
"Nantinya bakal dibentuk desa-desa tematik dan pusat produksi yang mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah yaitu Makan Bergizi Gratis," kata Mendes PDT, dalam keterangannya, Selasa (7/10/2025).
Untuk program MBG, nantinya desa-desa akan menyiapkan bahan baku.
Selain itu, dana tersebut juga akan dipergunakan untuk penguatan Koperasi Desa Merah Putih yang bertujuan memperkuat ekonomi desa ke depannya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Targetkan 2.000 Desa Nelayan Rampung Akhir 2026, Manfaat Ekonomi untuk 16 Juta Jiwa
Kemendes PDT bakal menyiapkan program yang disesuaikan potensi dan kebutuhan desa tersebut.
"Intinya kami ingin meningkatkan desa maju menjadi desa mandiri," kata Mendes PDT.
Mendes PDT optimis bahwa kerja sama dengan World Bank dalam meningkatkan program-program prioritas akan terlaksana tahun 2026 mendatang.
Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Buka Peluang untuk Pemberdayaan Perempuan
"Kami optimis program yang sama antara Kementerian Desa dan World Bank itu akan berjalan. Jika tidak ada hambatan awal tahun 2026, selama lima tahun," jelasnya.
Untuk menjalankan program tersebut diperlukan suntikan dana yang tidak bersumber dari APBN. Karenanya, Mendes PDT berencana menggandeng Bank Dunia untuk mengintervensi program tersebut.
Sebelumnya, Mendes PDT bersama Wakil Mendes PDT, Ahmad Riza Patria, menyambangi Kementerian PPN/Bappenas, Senin (6/10/2025).
Baca Juga: Pojok Literasi PIK2 dan Tzu Chi di Desa Muara, Menyalakan Mimpi Lewat Buku
Kedatangan keduanya menemui Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy.
"Kami menemui Kepala Bappenas karena kerja sama dengan Bank Dunia itu (untuk pengembangan desa) butuh persetujuan dan pendampingan dari Bappenas," kata Mendes PDT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum








