Arief Rosyid Balas Cibiran terhadap Letkol Teddy: Mengawal Presiden Adalah Tugas Mulia yang Tak Semua Orang Bisa Emban

AKURAT.CO Pengangkatan Letkol Teddy Indra Wijaya sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) di pemerintahan Presiden Prabowo menarik perhatian publik.
Sebelumnya dikenal sebagai Mayor Teddy, sosok muda ini dinilai memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dan rekam jejak yang mengesankan.
Kini sebagai TNI aktif, Letkol Teddy menjadi figur yang menuai pro dan kontra di masyarakat.
Terutama setelah beredarnya cuplikan di media sosial yang memperlihatkan gaya pengawalannya terhadap Presiden Prabowo, yang dinilai sebagian pihak terlalu proaktif dan kurang ramah.
Namun, bagi Komandan TKN Fanta, Arief Rosyid Hasan, Letkol Teddy adalah contoh nyata bagaimana generasi muda dapat muncul dan menjadi pemimpin dengan rekam jejak yang teruji.
“Letkol Teddy adalah sosok anak muda yang patriotis, berprestasi, dan loyal kepada negara di bawah kepemimpinan dua presiden. Ini bukti nyata bahwa orang muda bisa muncul sebagai pemimpin dengan dedikasi dan ketangguhan,” tulis Arief di akun Instagram pribadinya, @ariefrosyid, Rabu (19/3/2025).
Baca Juga: MUI dan PBNU Tegaskan Dukungan untuk Palestina, Ajak Boikot Produk Afiliasi Israel
Menurut Arief, Letkol Teddy sebelumnya menjabat sebagai ajudan Presiden Prabowo saat menjabat Menteri Pertahanan (Menhan).
Amanah besar yang kini diembannya sebagai Seskab dianggap sebagai tugas yang sangat berat dan mulia.
“Kita lihat langsung bagaimana Mas Teddy berdedikasi tinggi dan siap pasang badan, bahkan jika taruhannya adalah nyawa sekalipun,” ujarnya.
Arief, yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PB HMI periode 2013–2015, telah lebih dari dua dekade mendedikasikan dirinya untuk membangun kapasitas generasi muda serta memperjuangkan kebijakan kepemudaan di Indonesia.
Menurutnya, saatnya generasi muda tampil di arena utama, bukan hanya duduk di bangku penonton.
“Menjaga orang nomor satu di Republik Indonesia tentu bukan tanggung jawab yang mudah. Letkol Teddy mengemban tugas ini dengan penuh keikhlasan dan amanah,” jelas Arief.
Arief juga menekankan bahwa saat ini semakin banyak sosok muda yang terlibat dalam Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo.
Namun, ia menilai bahwa bangsa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam menerima kontribusi dari generasi muda.
“Bangsa ini belum sepenuhnya ikhlas menerima semakin banyak anak muda yang berkontribusi. Padahal, sejak dulu, orang muda adalah penggerak sejarah,” ucapnya.
Ia mencontohkan perjuangan Jenderal Soedirman yang di usia muda sudah mampu menunjukkan kepemimpinan hingga menjadi Panglima TNI.
“Semakin banyak ruang perlu diberikan kepada generasi muda untuk terus berkarya dan berbuat bagi bangsa," tambahnya.
Menurut Arief, dibutuhkan lebih banyak sosok seperti Letkol Teddy yang memiliki jiwa kepemimpinan serta semangat untuk menginspirasi generasi muda lainnya agar dapat maju dan berkembang menjadi pemimpin di masa depan.
“Kita membutuhkan lebih banyak pemimpin seperti Letkol Teddy—sosok yang tidak hanya melihat potensi pemuda dari kejauhan, tetapi juga mendorong mereka untuk maju dan tumbuh. Ini sesuai dengan semangat Presiden Prabowo dalam memberdayakan generasi muda untuk membangun Indonesia,” tutup Arief.
Baca Juga: KPK Periksa Rasamala Aritonang Terkait Kasus Pencucian Uang Eks Mentan SYL
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









