Prabowo Terima Kajian Strategis Lemhannas, Minta Perkuat Ketahanan Nasional

AKURAT.CO Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, bersama sejumlah menteri dari Partai Golkar menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/3/2025) sore.
Dalam momen ini, Ace menemui Prabowo bersama dengan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, dan Menteri Energi Sumber Daya Mineral yang juga Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
"Dalam pertemuan itu, saya melaporkan berbagai program Lemhannas RI dan beberapa kajian strategis kami," ujar Ace melalui instagram pribadinya @ace.hasan.syadzily.
Baca Juga: Lemhannas RI: Ketahanan Nasional 2024 Berada di Posisi Cukup Tangguh
Usai menerima laporan tersebut, Presiden Prabowo memberikan sejumlah arahan. Adapun yang menjadi fokus Kepala Negara, yaitu mengenai ketahanan nasional serta penguatanan nilai-nilai patriotisme dan kebangsaan.
"Bapak Presiden memberikan arahan terkait dengan ketahanan nasional, penguatan kepemimpinan dalam pendidikan di Lemhannas RI serta penguatan nilai-nilai patriotisme dan kebangsaan," ungkapnya.
Sebelumnya, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, TB Ace Hasan Syadzily, menyampaikan, kondisi ketahanan nasional tahun 2024 berada dalam kategori cukup tangguh berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan oleh laboratorium pengukuran ketahanan nasional Lemhannas RI.
"Indeks ketahanan nasional secara keseluruhan berada di skor 2,87, yang artinya kondisi cukup tangguh," ujar Ace dalam konferensi pers di kantor Lemhannas RI, Jakarta Pusat, Senin (23/12/2024).
Ace memaparkan, penilaian ketahanan nasional dilakukan berdasarkan delapan gatra (aspek) yang membentuk indeks tersebut. Dari delapan gatra, tujuh di antaranya meraih skor positif selama lima tahun terakhir, kecuali saat pandemi covid-19.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






