Pelecehan oleh Dokter Kandungan di Garut Gegerkan Publik, Puan: Ini Alarm Keras Sistem Kesehatan!

AKURAT.CO Kasus dugaan pelecehan seksual oleh seorang dokter kandungan berinisial MSF di Garut, Jawa Barat, kembali mengguncang kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan.
Dalam rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial, MSF diduga meremas payudara pasien saat melakukan pemeriksaan USG.
Peristiwa ini terjadi sejak 2024 dan telah memunculkan dua laporan dari korban. Polisi pun telah menangkap pelaku.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan praktik dokter serta perlindungan pasien.
Ia mendesak aparat penegak hukum bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk bertindak cepat, transparan, dan tegas agar tidak mencederai kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan.
Baca Juga: Dokter Kandungan Lakukan Pelecehan Seksual Saat USG di Garut, DPR Desak Penindakan Tegas!
"Kasus ini adalah alarm keras bagi sistem pengawasan tenaga kesehatan. Pemerintah harus menjamin bahwa setiap warga negara, terutama perempuan, bisa mendapatkan layanan kesehatan yang aman, bermartabat, dan bebas dari pelecehan," ujar Puan dalam keterangannya, Rabu (16/4/2025).
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar, Kombes Surawan, mengonfirmasi bahwa dokter berinisial MSF telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Saat ini, terdapat dua korban yang telah melapor, namun polisi masih terus melakukan pendalaman dan tidak menutup kemungkinan jumlah korban bertambah.
Kasus ini menambah daftar panjang insiden pelecehan seksual di fasilitas layanan kesehatan, yang menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Diperlukan langkah konkret dari pemerintah dan lembaga terkait untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pasien dalam menerima layanan kesehatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








