Cara Cek Status Penerima Bansos PKH BPNT April 2025 Menggunakan NIK, Bisa Lewat HP Tinggal Klik Situs Resmi Berikut!

AKURAT.CO Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan dua bantuan sosial dari pemerintah yang bertujuan membantu keluarga miskin dan rentan melalui perlindungan sosial.
Bansos PKH memberikan bantuan tunai dalam beberapa kategori seperti ibu hamil, anak-anak usia sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
Sedangkan BPNT memberikan dana yang dapat digunakan untuk membeli bahan pangan melalui e-warong.
Sehubungan dengan itu, berikut cara cek status penerima bansos PKH dan BPNT April 2025.
Cara Cek Status Penerima Bansos PKH dan BPNT April 2025
Untuk mengetahui apakah Anda termasuk penerima bansos PKH dan BPNT tahap kedua yang mulai disalurkan pada April 2025, Anda dapat melakukan pengecekan secara online dengan langkah mudah berikut:
Melalui Situs Resmi Kemensos
1. Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id dari perangkat HP atau komputer Anda.
2. Pilih data wilayah tempat tinggal Anda, yaitu provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.
3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP serta Nomor Induk Kependudukan (NIK) Anda.
4. Ketik kode verifikasi (captcha) yang muncul di layar.
5. Klik tombol “Cari Data” dan tunggu sistem menampilkan hasil status penerimaan bansos.
6. Sistem akan menampilkan informasi apakah NIK Anda termasuk yang terdaftar sebagai penerima bansos PKH atau BPNT, atau jika tidak terdaftar akan muncul pesan “Tidak Terdapat Peserta/PM”.
Melalui Aplikasi Cek Bansos di HP
1. Unduh aplikasi resmi “Cek Bansos” yang tersedia di Google Play Store atau App Store.
2. Daftar dan buat akun dengan mengisi data diri lengkap termasuk NIK.
3. Login ke aplikasi kemudian masukkan data wilayah dan nama sesuai KTP.
4. Klik “Cari Data” untuk melihat status penerimaan bansos yang dimiliki.
5. Cara ini memberikan kemudahan akses dan informasi lebih cepat serta praktis langsung dari smartphone Anda.
Jadwal dan Tahap Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2025
Penyaluran Bansos PKH dan BPNT tahun 2025 dibagi dalam empat tahap, yaitu:
Tahap Periode Penyaluran
1 Januari – Maret 2025
2 April – Juni 2025
3 Juli – September 2025
4 Oktober – Desember 2025
Untuk tahap kedua yang dimulai April 2025, pemerintah sudah menginformasikan bahwa pencairan akan dilakukan secara serentak dan penerima dapat melakukan pengecekan status sebelum pencairan guna memastikan kelengkapan data.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








