Atasi Ketimpangan Sosial, Pemerintah Harus Gandeng Tokoh Agama hingga Ormas

AKURAT.CO Anggota Komisi A DPRD Jakarta, Heri Kustanto, angkat bicara terkait maraknya pemberitaan mengenai organisasi kemasyarakatan (ormas) yang belakangan ini semakin mencuat.
Dia menilai, peran pemerintah dan aparat keamanan sangat krusial untuk membangun sinergi dengan tokoh agama, masyarakat, serta ormas berbasis keagamaan dan kedaerahan dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
Heri menegaskan, pemerintah tidak boleh hanya berkoar di media sosial, melainkan harus turun langsung ke tengah masyarakat, bekerja sama dengan ormas untuk mencari solusi atas berbagai persoalan sosial. Salah satunya, menciptakan lapangan kerja guna meratakan kesejahteraan.
"Ormas harus dilibatkan, jangan dijadikan kambing hitam atas segala persoalan sosial. Pemerintah dan aparat perlu hadir secara nyata di tengah masyarakat, terutama di tengah tingginya angka pengangguran dan terbatasnya lapangan kerja," ujar Heri kepada wartawan, Jumat (9/5/2025).
Baca Juga: Meresahkan Masyarakat, DPR Dukung Pencabutan Legalitas Ormas Terlibat Aksi Premanisme
Legislator dari Fraksi PKB ini juga menyoroti semakin memprihatinkannya kesejahteraan masyarakat yang dinilai semakin memburuk. Oleh karena itu, dia mengingatkan agar pendekatan yang diambil oleh pemerintah dan aparat keamanan harus berbasis pada pencegahan yang humanis, bukan represif.
Selain itu, Heri juga menegaskan bahwa pelaku usaha wajib bersinergi dengan masyarakat, bukan berlindung di balik kekuatan aparat untuk menjalankan usahanya.
Hal ini sejalan dengan prinsip otonomi daerah yang termaktub dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang mengatur pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
"Dalam pasal 354, jelas disebutkan bahwa masyarakat harus terlibat aktif dalam pembangunan, termasuk dalam kegiatan usaha di daerah mereka. Pemerintah daerah pun dapat bekerja sama dengan pihak ketiga, termasuk pelaku usaha, dengan melibatkan masyarakat lokal," katanya.
Heri berharap agar seluruh pihak lebih proaktif dalam membangun kerja sama yang lebih baik, demi kesejahteraan dan ketertiban masyarakat yang lebih merata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








