Wapres: Petugas Harus Prioritaskan Layanan Jemaah Haji Lansia

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, meninjau kesiapan fasilitas dan layanan untuk calon jemaah haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Pada kesempatan tersebut, Wapres menyapa 359 calon jemaah haji asal Batubara dan Medan yang tergabung dalam Kloter 12 dengan didampingi Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Wapres menekankan bahwa pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kabinet.
Baca Juga: Kemenkes Pantau Kesehatan Jemaah Haji secara Real-Time Lewat Satu Data
"Di setiap rapat ataupun sidang kabinet, Pak Presiden selalu memerintahkan kami selaku pembantunya dan para menteri. Termasuk para menteri yang ditunjuk khusus, untuk memastikan ibadah haji ini berjalan dengan baik," jelasnya di Asrama Haji Medan, Kamis (15/5/2025).
Menindaklanjuti arahan tersebut, Wapres berbincang langsung dengan para jemaah terkait layanan yang diberikan petugas haji.
Dia juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia atau (lansia) yang turut serta dalam keberangkatan kali ini.
Baca Juga: PPIH Sediakan Bus Spek Lengkap demi Kenyamanan Jemaah Haji
"Tadi saya berjumpa dengan beberapa bapak, ibu yang kebetulan usianya di atas delapan puluhan tahun. Ini saya titip untuk para petugas, pendamping, agar bapak, ibu yang sudah lansia ini diprioritaskan," ujar Wapres.
Dia mengingatkan pentingnya kesiapan dan kesigapan para petugas dalam merespons berbagai kebutuhan jemaah haji.
Termasuk tanggap jika ada kondisi khusus yang memerlukan perhatian segera.
Baca Juga: 6 Larangan di Masjidil Haram dan Nabawi Selama Haji 2025, Jemaah Haji Harus Tahu!
"Jadi bapak, ibu jika nanti di sana ada kendala, membutuhkan obat ataupun makanan-makanan tertentu. Mungkin di sini ada pantangan ini, pantangan makan itu nanti langsung disampaikan ke petugas. Yang jelas, petugas nanti harus siap, sigap, gerak cepat untuk membantu bapak, ibu yang sedang beribadah ini," jelas Wapres.
Selain meninjau kesiapan di dalam negeri, Wapres menyampaikan bahwa pemerintah terus mengupayakan peningkatan kenyamanan jemaah haji selama di Tanah Suci, termasuk terkait biaya dan akomodasi.
Salah satu inisiatif yang tengah diupayakan adalah pembangunan kampung haji di Arab Saudi.
Baca Juga: Sadinem, Calon Jemaah Haji Asal Karanganyar Gagal Berangkat Dua Kali karena Masalah Kesehatan
"Ini Pak Presiden sendiri ada concern terkait biaya haji. Lalu kemarin juga ada instruksi untuk segera mendirikan kampung haji di sana untuk memudahkan bapak, ibu semua ketika nanti beribadah. Biar lancar semua dan kembali dalam keadaan sehat," ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah, Wapres mendorong Pemprov Sumut agar dapat mengajukan fasilitas jalur fast track untuk mempercepat dan mempermudah proses keberangkatan jemaah haji.
"Saya minta pak gubernur. Ya nanti mungkin bisa mengajukan fasilitas fast track ke kedutaan dan koordinasi dengan Kementerian Agama," katanya.
Baca Juga: Kisah Zahra Aqila Jemaah Haji Termuda Asal Gresik: Tidak Terbayang Sebelumnya
"Semoga ibadahnya lancar, jadi haji yang mabrur. Kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat semua," Wapres berpesan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







