Pemerintah Dorong Percepatan Perda RTRW Demi Wujudkan Satu Data Indonesia

AKURAT.CO Pemerintah mendorong percepatan pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di seluruh provinsi sebagai bagian dari upaya mewujudkan program Satu Data Indonesia (SDI).
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk, menyampaikan, dari 38 provinsi, baru 22 yang telah menetapkan Perda RTRW. Sementara sisanya masih dalam berbagai tahapan, mulai dari revisi, permintaan substansi, hingga pembahasan di DPRD.
“Kita pastikan dari 38 provinsi, baru 22 yang sudah memiliki Perda RTRW,” ujar Ribka di Jakarta, Jumat (13/6/2025).
Ia menekankan, penyelesaian Perda RTRW harus dilakukan maksimal dalam waktu satu tahun, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
“Jangan sampai kita lambat bekerja, karena ini sudah menjadi instruksi langsung dari Presiden,” tegasnya.
Ribka juga mengingatkan agar percepatan penyusunan RTRW tetap sesuai dengan batas kewenangan masing-masing instansi dan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.
Senada, Dirjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri, Restuardy Daud, menyatakan RTRW memiliki peran strategis dalam pengelolaan ruang wilayah.
Menurutnya, RTRW kerap menjadi dasar justifikasi dalam perubahan pola ruang, termasuk peruntukan lahan permukiman.
“RTRW tidak hanya jadi dokumen perencanaan, tapi juga digunakan sebagai alat untuk menjustifikasi perubahan-perubahan penggunaan ruang,” kata Restuardy.
Pemerintah menargetkan seluruh daerah memiliki Perda RTRW sebagai fondasi pembangunan yang terintegrasi dan berbasis data.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









