Kemendagri Perkuat Data Kewilayahan untuk Dukung Program Kecamatan Pembina Koperasi Merah Putih

AKURAT.CO Direktorat Toponimi dan Batas Daerah Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri, menggelar Rapat Koordinasi Fasilitasi Pemenuhan Data Pembinaan Lingkup Toponimi dan Batas Daerah, Pulau, dan Kode WAP (13/11) di Jakarta.
Rakor ini bertujuan memperkuat akurasi data kewilayahan sebagai fondasi penting bagi implementasi program Kecamatan Pembina Koperasi Merah Putih.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan dari Kementerian Koperasi, Kementerian Komunikasi dan Informasi Digital, Bappenas, Dittopad TNI AD, serta pemda dari 38 provinsi.
Forum ini memfokuskan pembahasan pada sinkronisasi dan validasi data terkini terkait toponimi, batas daerah, pendataan pulau termasuk pulau kecil terluar, serta verifikasi Kode Wilayah Administrasi Pemerintahan (WAP) sebagai elemen integrasi data lintas sektor.
Dalam sambutannya, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Safrizal Zakaria Ali menekankan pentingnya data wilayah yang akurat bagi keberhasilan program nasional.
"Program Kecamatan Pembina Koperasi Merah Putih sangat bergantung pada identitas wilayah yang jelas dan terverifikasi. Data toponimi, batas daerah, pulau, dan kode WAP yang kita fasilitasi dalam rakor ini akan menjadi basis informasi yang solid bagi perencanaan, penargetan, dan evaluasi program tersebut di tingkat kecamatan," ujarnya.
Output Rakor dan Komitmen Bersama
Rakor menghasilkan beberapa kesepakatan strategis, yaitu:
- Penguatan basis data melalui percepatan validasi toponimi dan batas daerah yang masih belum tuntas.
- Pemanfaatan teknologi dengan optimalisasi sistem informasi geografis (SIG) agar data dapat divisualisasikan dan diakses lebih mudah oleh pemda pembina koperasi.
- Sinergi lintas lembaga dengan pembentukan tim kerja terpadu untuk integrasi data kewilayahan dengan data kependudukan serta data sektoral lain yang dibutuhkan dalam program Koperasi Merah Putih.
Direktur Toponimi dan Batas Daerah, Raziras Rahmadillah, S.STP., M.A., menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program Kementerian Koperasi, termasuk Business Assistant (BA) bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
"Percepatan penegasan batas daerah, kejelasan data toponimi, serta kode dan data wilayah administrasi pemerintahan dapat mendukung kepastian lokasi/wilayah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)," ujar Raziras.
Dengan penguatan data kewilayahan ini, program Kecamatan Pembina Koperasi Merah Putih diharapkan berjalan lebih tepat sasaran dan mampu mendorong ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







