Gandeng Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan KCN Diharapkan Bisa Beroperasi 24 Jam

AKURAT.CO PT Karya Citra Nusantara (KCN) bersama Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok, menandatangani Nota Kesepahaman Kerjasama Penanganan Keamanan dan Kehumasan. Dukungan dari Polres Tanjung Priok, sangat penting untuk operasional KCN.
PT KCN merupakan perusahaan yang memberikan layanan jasa kepelabuhanan seperti bongkar muat, curah kering dan alat berat bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar pulau serta memiliki misi menyediakan solusi logistik yang efisien, aman dan handal khususnya di sektor maritim di Indonesia.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Martuasah H. Tobing, berharap dengan adanya nota kesepahaman penanganan keamanan dan kehumasan antara Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan KCN, akan memberikan manfaat untuk semua dan mendukung operasional kepelabuhanan KCN.
Baca Juga: Perkuat Infrastruktur Pelabuhan, ASM Dukung Keberlanjutan Operasi BIB
"Untuk itu diperlukan kerjasama yang erat dengan berbagai pihak dan saya menghimbau untuk semua anggota baik Polres atau Polsek yang bertugas untuk membantu KCN dalam hal keamanan di sekitar pelabuhan," kata Martuasah.
Pembangunan proyek pelabuhan KCN dilakukan secara bertahap, dan diharapkan akan selesai pembangunannya tahun 2026. Proyek ini adalah non APBN dan APBD yang sudah konsesi dengan Kementerian Perhubungan dan menjadi milik negara.
Selain proyek pelabuhan, KCN juga akan membangun gedung kantor yang akan dimulai bulan Juli 2025 dan target tahun depan akan selesai. Selain itu, perkantoran untuk pemerintah seperti Bea Cukai juga akan hadir.
Bahkan, KCN akan menggandeng Pertamina untuk pengisian bahan bakar sehingga mempermudah tidak perlu mengisi di luar untuk mengurangi kemacetan termasuk kapal akan ada stasiun pengisian bahan bakar.
Direktur Utama PT Karya Citra Nusantara, Widodo Setiadi, mengatakan ke depannya akan banyak kegiatan operasional dari KCN dalam melayani bongkar muat seperti alat berat, kontainer, dan curah kering atau cair.
KCN juga berkomitmen beroperasi 24 jam selama 7 hari, di mana kegiatannya akan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan logistik melalui laut.
Baca Juga: 80 Persen Barang Dunia Diangkut Lewat Laut, Pelindo Tegaskan Pentingnya Transformasi Pelabuhan
"Kegiatan-kegiatan ini memerlukan pengamanan dan kerjasama dengan berbagai pihak terutama Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan kepada para pengguna jasa KCN," ungkap Widodo.
Melalui nota kesepahaman kerjasama ini, diharapkan akan membantu operasional pelabuhan KCN guna memberikan pelayanan yang optimal. KCN hadir sebagai wujud nyata, untuk mendukung program Tol Laut dan mengurangi disparitas harga antar daerah.
Dengan fasilitas modern dan lokasi strategis, pelabuhan KCN siap menjadi penopang utama pelabuhan Tanjung Priok, yang mengedepankan pada aktivitas bongkar muat sebagai perusahaan multipurpose, dan meningkatkan konektivitas maritim Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





