AKURAT.CO Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzammil Yusuf, menegaskan, ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam menjaga kekuatan sosial, moral, dan ketahanan dakwah bangsa.
Ia menilai, kemenangan di ruang publik tidak ada artinya jika tidak dibarengi dengan keharmonisan dalam kehidupan keluarga.
“Ketahanan keluarga adalah pilar ketahanan dakwah, pilar ketahanan nasional. Tidak ada artinya kemenangan di luar, jika keluarga kita berantakan,” ujar Almuzammil saat memperingati Hari Keluarga Nasional, Senin (30/6/2025).
Dalam pernyataannya, Almuzammil juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga kader PKS dan masyarakat Indonesia yang terus mendukung perjuangan di berbagai lini kehidupan, baik dalam aktivitas politik maupun sosial.
Baca Juga: PCO Goes to Campus: Hasan Nasbi Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Digital
“Selamat Hari Keluarga Nasional. Terima kasih tak terhingga untuk istri, suami, anak, dan orang tua seluruh kader PKS dan keluarga Indonesia yang setia membersamai perjuangan PKS,” ucapnya.
Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali menanamkan nilai-nilai dasar dalam membangun negeri—dimulai dari penguatan institusi terkecil dan terpenting: keluarga.
“Mari back to basic, songsong Indonesia yang lebih maju, adil, dan bermartabat, dimulai dari keluarga kita,”ajaknya.
Almuzammil menutup pernyataannya dengan pesan harapan bahwa keluarga harus menjadi titik tolak utama dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia.
“Selamat Hari Keluarga Nasional Tahun 2025. Dari Keluarga, Untuk Indonesia Maju,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










