Prabowo: Pemimpin Harus Seperti Bumi, Diinjak Tapi Tetap Beri Kehidupan

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menyampaikan pesan mendalam tentang nilai-nilai kepemimpinan yang ideal dalam budaya Indonesia, yaitu harus seperti bumi, diinjak tapi tetap memberi kehidupan.
Dia pun memaparkan delapan sifat pemimpin berdasarkan ajaran nenek moyang, salah satunya adalah sifat pemimpin yang harus seperti bumi.
"Yang terakhir, pemimpin pindo bahana, seperti bumi. Sumber kekuatan. Tetapi siap diinjak. Bumi diinjak, tetapi bumi rela diinjak. Bumi memberi makan. Bumi memberi energi. Bumi memberi kekayaan," ujar Prabowo dalam pidatonya di Penutupan Kongres PSI, di Solo, Jawa Tengah, dikutip Senin (21/7/2025).
Prabowo menjelaskan bahwa pemimpin sejati tidak mencari kenyamanan atau pujian, melainkan bersedia menjadi fondasi bagi rakyatnya, meski harus menanggung tekanan, kritik, atau pengorbanan.
Baca Juga: Prajurit TNI Makin Mendunia, Banyak Negara Undang untuk Isi Parade Hari Nasional
Dia juga menyebut bahwa pemimpin harus siap dimaki, disakiti, bahkan difitnah, namun tetap mampu menjaga ketenangan dan memberi arah. "Pemimpin itu dimaki-maki seperti laut samudra. Kotoran bumi keluar ditelan oleh samudra. Yang keluar airnya bersih," ucapnya.
Adapun, delapan sifat pemimpin yang disebut Prabowo dalam pidatonya meliputi:
- Pindo Jaladri: seperti samudra, luas dan mampu menerima segala caci-maki;
- Pindo Chandra: seperti bulan, memberi penerangan dan kesejukan;
- Pindo Kartiko: pedoman arah;
- Pindo Suryo: seperti matahari, memberi kehangatan dan solusi;
- Pindo Arga: seperti gunung, kokoh dan kuat;
- Pindo Dahana: seperti api, membakar semangat dan ketidakadilan;
- Pindo Bayu: seperti angin, hadir di mana-mana;
- Pindo Bahana: seperti bumi, diinjak tapi memberi kehidupan.
"Ini ajaran nenek moyang kita ribuan tahun," tutur Prabowo.
Pemaparan ini menjadi bagian penting dari pesan moral Prabowo kepada para kader PSI, terutama generasi muda, agar memahami bahwa kepemimpinan bukanlah soal kekuasaan, melainkan pengabdian total kepada rakyat dan bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








